Soal Lebih Sulit dari Soal UN, 310 Pelajar SMA/SMK Se-Kota Palembang Bertanding di SOC
Zaman yang sudah semakin maju ini, kompetisi antar pelajar sekolah pun sudah mulai menggunakan gadget seperti smartphone.
Penulis: Melisa Wulandari | Editor: Prawira Maulana
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Melisa Wulandari
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Zaman yang sudah semakin maju ini, kompetisi antar pelajar sekolah pun sudah mulai menggunakan gadget seperti smartphone.
Ini terlihat di aula SMA Negeri 17 Palembang yang beralamat di jalan Mayor Zurbin Bustan ini sebanyak 310 pelajar SMA/SMK kelas X dan XI se-Kota Palembang berkumpul saling bersaing memperebutkan gelar juara di Students Online Competition (SOC) ini.
CEO dan Pendiri SOC, Danu Saputra dibincangi Tribunsumsel.com mengatakan, kompetisi ini diikuti oleh pelajar yang sebelumnya mengikuti seleksi yang diadakan oleh pihaknya dan hingga akhirnya ke tahap ini.
"Sebelum ikut ke tahap ini, anak-anak ikut seleksi di sekolah dulu dan kami yang menyeleksinya," ujarnya, Selasa (12/3/2019).
"Setelah seleksi baru lah dikumpulkan di aula ini dan bertanding dengan anak-anak SMA/SMK seKota Palembang. Jadi 301 pelajar yang bertanding dari 31 SMA/SMK SeKota Palembang," katanya.
Dia jug menjelaskan untuk pemenang di Students Online Competition (SOC) ini akan diikutkan ke tingkat provinsi dan pemenang dari tingkat provinsi akan bersaing di tingkat nasional di Bali.
"Jadi gak hanya di Palembang saja namun di Prabumulih, Muara Enim, Lahat juga ada SOC ini," kata pria yang juga alumni ITB ini.
Disinggung mengenai bagaimana cara bertanding SOC antar pelajar SMA/SMK seKota Palembanf ini, Danu menjelaskan 301 pelajar SMA/SMK ini mengerjakan 55 butir soal yang terdiri dari mata pelajaran, Bahasa Indonesia sebanyak 20 butir soal yang dikerjakan dengan waktu 40 menit.
Matematika sebanyak 15 butir soal dengan waktu pengerjaan selama 45 menit dan Bahasa Inggris sebanyak 20 butir soal dengan waktu pengerjaan 40 menit . "55 soal yang diujikan ini adalah soal High Order Thinking Skills (HOTS) atau soal dengan kemampuan analisa tinggi," jelasnya.
"Soal akan disajikan secara random (acak) dan dipastikan murid gak akan terima urutan soal yang sama. Waktu ujian menggunakan hitungan mundur jadi murid tidak akan bisa ujian kembali bila waktu telah habis," katanya.(elm)
---
Menggunakan Smartphone Sebagai alat Kompetisi
Danu mengatakan sebelum ikut SOC, murid diwajibkan mendaftar Rp50 ribu, wajib memiliki nomor hp dan email yang aktif dan tak ada unsur paksaan untuk ikut di kompetisi ini.
"Peserta yang ikut SOC juga harus punya smartphone baik itu berbasis android atau pun iOS (iPhone) dan bukan laptop. Setelah siap semuanya mereka harus mendownload aplikasi di Playstore atau appstore dengan nama: SOC-Students Online Competition. Dan setelah berhasil mendownload langsing ikuti petunjuk yang ada di aplikasi," jelasnya.
Sedangkan untuk jaringan internet, pihak SOC mebebankan kepada peserta kompetisi. "Sementara ini pakai jaringan dari provider masing-masing dari peserta bisa juga pakai wifi," katanya.