Breaking News: Remaja Tertembak Saat Razia Kampung Baru Palembang, Pemilik Diskotik Provokasi Warga
Seorang remaja bernama Akbar tertembak saat razia di Kampung Baru Eks Lokalisasi Teratai Putih Palembang.
Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Prawira Maulana
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Tragedi adanya peluru nyasar dan mengenai seorang pemuda bernama Akbar (16), terjadi saat BNNP Sumsel melakukan penggerebekan terhadap diskotik Batman.
Penggerebekan dilakukan, karena diskotik Batman tetap buka meski sudah disegel dan dipasang garis BNNP usai dirazia beberapa waktu lalu.
"Pemilik Diskotik Batman ini, sempat memprovokasi warga bila BNNP akan melakukan razia lagi. Namun, ternyata BNNP hanya ingin menggerebek Diskotik Batman yang tetap buka pasca di razia. Kami warga di sini, tidak menghalangi BNNP untuk menggerebek Diskotik Batman. Karena yang digerebek hanya Diskotik Batman," ujar salah seorang warga di Kampung Baru yang enggan menyebutkan namanya, Jumat (1/3/2019).
Saat BNNP di depan Diskotik Batman dan akan melakukan penggerebekan, ternyata karyawan Diskotik Batman menghalangi petugas BNNP Sumsel untuk masuk ke dalam.
• BREAKING NEWS, Bidan Puskesmas Bertugas di OKU Selatan Ditemukan Tewas di Lemong Lampung
• Breaking News Kronologi Resmi Polisi: Ibu Hamil Hamil 8 Bulan Tewas, Kejar Jambret dari KM 5
Ketika itulah, terjadi keributan di depan Diskotik Batman.
Karyawan Diskotik Batman tetap menghalangi BNNP Sumsel untuk masuk ke dalam guna melakukan penggerebekan.
Lantaran dihalangi, petugas BNNP Sumsel memutuskan untuk mengeluarkan tembakan peringatan. Akan tetapi, tembakan peringatan tidak dihiraukan karyawan Diskotik Batman.
"Anak itu memang berada di situ. Dia selalu main di Diskotik Batman, lantaran orangtuanya bekerja di diskotik itu. Saat kejadian, mungkin dia ikut-ikutan menghalangi petugas BNNP Masuk. Ketika ada tembakan peringatan, mungkin petugas tidak tahu bila peluru mereka mengenai si Akbar itu," ujar warga ini.
Warga disana, tidak sepenuhnya menyalahkan BNNP yang akan melakukan penggerebekan di Diskotik Batman. Karena, diskotik Batman membandel dengan cara tetap beroperasional pasca di razia dan disegel.
Sedangkan diskotik dan cafe yang lain di dalam komplek eks lokalisasi Teratai Putih sama sekali tidak beroperasi.