Bidan Dirampok dan Diperkosa

Bidan Dirampok dan Diperkosa, Kami Sangat Marah dan Sedih Sekali Saat Melihat Korban

Persatuan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Palembang sangat prihatin terhadap musibah bidan diperkosa dan dirampok di Desa Simpang Pelabuhan Dalam,

Editor: M. Syah Beni
TIARA/TRIBUNSUMSEL.COM
Hj Siti Aisyah S.Psi, M. Kes ketua PD IBI Sumsel. Kamis (21/2/19). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Persatuan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Palembang sangat prihatin terhadap musibah bidan diperkosa dan dirampok di Desa Simpang Pelabuhan Dalam, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir (OI).

"Atas kejadian ini (bidan diperkosa dan dirampok) kita semua sangat prihatin, sedih dan marah tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata apalagi ketika kita ketemu langsung dengan korban," ungkap Hj Siti Aisyah S.Psi, M. Kes ketua PD IBI Sumsel. Kamis (21/2/19).

"Anak kita yang yang mengabdi sebagai tenaga kerja sukarela (TKS) di desa itu mendapat perlakuan seperti ini, pasti kita marah dan berharap pelaku cepat ditemukan," tambahnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, berharap pihak berwajib segera menangkap pelakunya, dan pihaknya akan tetap mengawal proses hukumnya.

Bidan Diperkosa di Pemulutan Trauma dan Takut Setiap Memejamkan Mata, Dokter Beri Terapi Psikis

Kasus Bidan Dirampok dan Diperkosa, Kadinkes Sumsel Minta Keamanan Bidan di Daerah Diperhatikan

Bidan YL yang Diperkosa di Ogan Ilir (OI) Masih Dirawat di RS Bhayangkara, Kini Terlihat sepi

Tetangga Beberkan Bakti Bidan yang Diperkosa di Ogan Ilir (OI), Suka Keluar Malam Merawat Warga

Saat ini pihaknya dan keluarga memberikan dukungan terhadap korban terutama terhadap kesehatan psikologi.

"Saat ini korban masih trauma berat dan kita terus bantu memulihakan kesehatannya," katanya.

"Semoga kejadian ini tidak akan pernah teeulang, bagi bidan-bidan yabg saat ini mengabdi atau yang akan mengabdi di harapkan untuk takut karena kejadian ini," tambahnya.

Bidan yang dikirim ke desa itu untuk membantu dan mengabdi kepada masyarakat, sudah seharusnya aparat dan pejabat desa menjaga keamanan dan keselamatan bidan itu sendiri.

-Bidan desa YL (27 tahun), korban pemerkosaan dan perampokan menjalani pemeriksaan oleh psikiater Rumah Sakit (RS) Bhayangkara, Kamis (21/2/2019).

Pemeriksaan itu untuk membantu mengobati trauma psikis yang dialaminya.

YL merupakan bidan desa sekaligus ibu satu orang anak yang menjadi korban perampokan sekaligus pemerkosaan oleh orang tidak dikenal di rumah dinas bidan desa (Bides) Desa Simpang Pelabuhan Dalam Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir (OI).

Kasubbid Yanmeddokpol, RS Bhayangkara dr Yunita L Mars mengatakan, dari hasil pemeriksaan didapat hasil bahwa bidan YL mengalami trauma akut pasca kejadian buruk yang telah menimpa dirinya.

 Kasus Bidan Dirampok dan Diperkosa, Kadinkes Sumsel Minta Keamanan Bidan di Daerah Diperhatikan

 Bidan YL yang Diperkosa di Ogan Ilir (OI) Masih Dirawat di RS Bhayangkara, Kini Terlihat sepi

"Jadi dari hasil pemeriksaan ada rasa trauma yang dialami pasien terutama saat malam hari dan takut saat memejamkan mata," ujarnya saat ditemui di RS Bhayangkara, Kamis (21/2/2019).

Diduga, penyebab trauma yang dialami bidan YL karena peristiwa mengerikan yang dialaminya pada malam hari disaat korban sedang tertidur.

"Semuanya berkaitan, jadi pada saat kejadian itu dia sedang tidur jadi dia masih merasa trauma saat akan memejamkan mata,"ungkapnya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved