Breaking News:

Pembunuhan Mahasiswi di Muara Enim

Mahasiswi UIN Raden Fatah Palembang Dibunuh & Diperkosa, Pelaku Diduga Orang Dikenal ? Ini Faktanya

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARA ENIM- Fatmi Rohanayanti mahasiswi UIN Raden Fatah Palembang ditemukan tewas di kebun karet, di Desa Kelekar, Gelumbang, Muara

Tribunsumsel.com/ SPK Polsek Gelumbang/ Facebook
Fatmi Rohanayanti Korban Pembunuhan 

" Tapi kita masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap pelaku dan mengetahui motif pelaku melakukan hal keji tersebut," katanya.

Fatmi Rohanayanti mahasiswi UIN Raden Fatah Palembang ditemukan tewas di kebun karet, di Desa Kelekar, Gelumbang, Muara Enim, Sumatera Selatan.

Peristiwa ini membuat geger warga sekitar.

Dari informasi yang beredar, sebelum dibunuh Fatmi Rohanayanti telah terlebih dahulu diperkosa.

Jenazah ditemukan di semak belukar kebun karet.

Korban sendiri pulang ke kampung halaman karena sedang dalam masa libur kuliah.

Reaksi Rektor UIN raden Fatah

Humas UIN Raden Fatah Palembang saat dikonfirmasi belum mengetahui kabar tersebut.

Saat ini mereka masih mengecek nama korban untuk dicocokan dengan data mahasiswi UIN Raden Fatah Palembang.

Rektor UIN Raden Fatah Palembang, Prof Sirozi berbela sungkawa atas meninggalnya Fatmi Rohanayanti yang tewas dibunuh dengan sadis.

"Innalilahi wa Inna ilaihi roojiun. Saya baru tahu sekarang. Terima kasih infonya. Kami usahakan ada perwakilan dosen dan mahasiswa yang takziyah ke rumah duka.

 

Dan kami dari UIN Raden Fatah Palembang turut berbela sungkawa sebesar-besarnya dan berharap pelaku secepatnya ditemukan dan ditangkap," ujarnya.

Rektor UIN Raden Fatah, Prof Dr Sirozi
Rektor UIN Raden Fatah, Prof Dr Sirozi (TRIBUNSUMSEL.COM/Slamet Teguh Rahayu)

Kapolda : Bakal Sikat Pembunuh Fahmi

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara ketika dikonfirmasi mengungkapkan belum mendapat laporan dari Kapolres.

Akan tetapi, ini menjadi tugas kepolisian untuk dapat mengungkap kasus ini.

"Kalau sudah sadis, akan kami sikat (tembak). Tidak Dapat kompromi, sudah jadi tugas kami untuk mengungkapnya," ujar Zulkarnain, Kamis (31/1/2019) malam.

 

Jenderal bintang dua ini mengungkapkan, kasus seperti ini akan menjadi perhatian sendiri.

Karena memang, sudah terbilang sadis keji.

Maka dari itu, harus dilakukan tindakan tegas terhadap pelakunya.

"Saya juga menghimbau kepada masyarakat untuk selalu hati-hati. Karena, kapan pun kejahatan bisa datang dan menimpa siapa saja," ujarnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved