Berita Kriminal Palembang

Polisi Gadungan Gelap Mata Lihat Gepokan Uang, Rampas Tas Lalu Ditabrak Pick Up  

Dengan berbekalkan kaos coklat bertuliskan polisi, warga Kasnariansyah Kelurahan 20 DIV Palembang ini, sudah tujuh kali melakukan aksi pemerasan

Polisi Gadungan Gelap Mata Lihat Gepokan Uang, Rampas Tas Lalu Ditabrak Pick Up   
M ARDIANSYAH/TRIBUNSUMSEL.COM
Tersangka Apriadi saat diamankan di Polsek IT 1 Palembang bersama barang bukti, Senin (7/1/2019). 

Tersangka Apriadi saat diamankan di Polsek IT 1 Palembang bersama barang bukti, Senin (7/1/2019).

Polisi Gadungan Keok Usai Rampas Tas Korbannya

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Agar bisa memeras korbannya, Apriadi alias Apri (35) nekat menjadi polisi gadungan.

Dengan berbekalkan kaos coklat bertuliskan polisi, warga Kasnariansyah Kelurahan 20 DIV Palembang ini, sudah tujuh kali melakukan aksi pemerasan terhadap sopir mobil khususnya pickup barang.

"Mobil yang aku berhentikan, langsung aku periksa dan menanyakan surat-suratnya. Baru setelah itu, aku minta uang kepada korban," ujar tersangka saat diamankan di Polsek IT 1 Palembang, Senin (7/1/2019).

Sudah sering beraksi dan selalu berhasil, membuat pria pengangguran ini kembali beraksi.

Tersangka yang melihat korban Andi Sopian membawa mobil pick up langsung diberhentikannya.

Setelah bertanya surat menyurat dan melihat tas korban ada uang yang jumlahnya cukup besar, membuat tersangka langsung merampasnya.

Melihat tasnya di rampas, korban langsung mengejar tersangka yang kabur menggunakan sepeda motor.

Saat tiba di Jalan Letkol Iskandar simpang Hotel Selatan Indah IT 1 Palembang, korban Andi Sopian menabrak motor yang dikendarai tersangka hingga terjatuh.

"Aku terpikir sendiri jadi polisi gadungan. Kalau pakai baju polisi saat mengejar korban, jadi mudah," ujarnya.

Kapolsek IT 1 Palembang Kompol Edi Rahmat didampingi Kanit Reskrim Ipda Jhony Palapa menuturkan, tersangka yang berupaya kabur usai merampas tas korban tertangkap setelah korban menabrak sepeda motor yang dikendarai tersangka.

Tersangka ini, melakukan penodongan dengan cara menggunakan modus menjadi polisi gadungan.

"Tersangka ini sudah beraksi sebanyak tujuh kali, baik di wilayah Polsek IT 1, Polsek IB 1 dan Polsek Kemuning. Tersangka beraksi seorang diri dan ketika beraksi selalu mengenakan baju kaos bertuliskan polisi dan membawa senjata tajam," ujarnya.

Penulis: M. Ardiansyah
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved