Kapolda Sumsel Ditabrak Ojek Online
Kasus Hukum Driver Ojek Online Tabrak Kapolda Sumsel Dihentikan, Ini Penjelasan Kasatlantas
Kapolda Sumsel Irjen Zulkarnain Adinegara telah memaafkan Yongki Sagita, driver online yang menabraknya.
Yongki dan keluarga membesuk dan bertemu Kapolda Sumsel, Irjen Zulkarnain Adinegara yang disenggolnya hingga terjatuh, Sabtu (5/1/2019).
Usai dari ruangan rawat Irjen Zulkarnain Adinegara, Yongki yang ditemani istrinya memberikan keterangan kepada awak media.
Yongki mengaku meninggalkan Kapolda Sumsel terjatuh karena ketakutan.
"Aku sama sekali tidak tahu yang ditabrak adalah Kapolda Sumsel. Karena panik dan sangat ketakutan saat kejadian, Aku langsung kabur, takut dikeroyok," katanya.
Pria yang sudah bekerja selama satu tahun di perusahaan Grab sebagai driver online tersebut juga mengungkapkan belum tahu bagaimana nasib pekerjaannya.
"Saya sudah lapor sama pihak grab tapi belum ada konfirmasi saya pasrah saja, ini memang kesalahan saya, tapi saya tidak niat melarikan diri, saya mau lapor grab sebelum saya diamankan di polresta," ungkapnya.
"Kalau untuk tindak lanjutan hukum alhamdullilah tidak ada, saya terimakasih sebesar-besarnya sama pak kapolda mau memaafkan saya," tambahnya lagi.
Untuk kabar yang beredar bila kecelakaan tersebut terjadi karena kelalaiannya yang berkendara sambil memainkan ponsel, Yongki tegas membantah pemberitaan tersebut.
"Tidak, saya tidak main handphone, karena itu sedikit menikung saya tidak mungkin main handphone, itu jalannya licin karena habis hujan entah bagaimana saya sudah menyenggol stang sepeda pak kapolda saat itu saya belum tahu, pak kapolda disebelah kiri saya," jelasnya.
Meski begitu kini ia sangat lega sudah meminta maaf dan melihat secara langsung korbannya yabg tak lain adalah orang nomor satu di kepolisian Sumsel.
"Saya ini gemetar mau kesini tadi, samapi sekarang saya juga masih begini, tapi alhamdullilah saya lega bisa minta maaf secara langsung," tutupnya kepada awak media.