Berita Muratara
Anak Kecil Teriak Minta Tolong saat Lihat Mayat Tanpa Identitas Mengapung di Sungai Rawas Muratara
Warga Desa Karang Anyar, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) temukan mayat laki laki tanpa identitas di Sungai Rawas
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com Farlin Addian
TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA-Warga Desa Karang Anyar, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) temukan mayat laki laki tanpa identitas di Sungai Rawas.
Mayat tersebut ditemukan warga, Selasa (18/12/2018) sekitar pukul 08.00 WIB.
Mayat itu, mengapung di sungai Rawas dengan kondisi teletang di hilir Kampung V, Desa Karang Anyar.
Kades Karang Anyar, Amir Hamza membenarkan ada warganya yang menemukan mayat yang sedang terapung di sungai Rawas saat hendak pergi ke kebun pagi tadi.
Pertama kali yang menemukan mayat tersebut seorang anak kecil saat sedang berjalan di jembatan gantung.
• Heboh Dokter Dipukuli di RS Muara Rupit Muratara, Diduga Keluarga Pasien Kesal Pelayanan Lamban
• Coba Kabur, Ahmad Susanto Pembobol Rumah Kosong di Sako Palembang Ditembak Polisi
"Mayat tersebut mengapung dengan kondisi telentang, tapi mayat itu bukan warga kami, identitasnya juga tidak ada," katanya.
Ciri ciri mayat tersebut menggunakan menggunakan pakaian dalam warna putih, celana pendek warna merah, membawa tas warnah hitam, menggunakan sepatu kekebun dan kaos kaki hitam dan membawa jeriken.
Mayat dibawa oleh warga ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rupit, Kabupaten Muratara, kemudian dibawa ke RS Siti Aisya di Lubuklinggau untuk diotopsi.
Menurut Aspin (21 tahun), warga setempat yang juga melihat mayat tersebut, ia saat itu hendak mandi. Lalu mendengar suara minta tolong dengan menyebutkan ada mayat.
• Biaya dan Syarat Pasang Jaringan Gas di Palembang, Mudah dan Bisa Dicicil
• Kata-kata Ucapan Selamat Hari Ibu 22 Desember, Bisa Jadi Status di Facebook, Instagram dan Whasapp
"Waktu saya mendengar orang berteriak minta tolong ada mayat saya tidak percaya dan langsung ke sungai hendak mandi, namun setelah melihat sekeliling sungai ternyata benar ada mayat yang hanyut," katanya
Kemudian, dirinya langsung bergegas mengajak warga lain untuk mengambil mayat tersebut menggunakan perahu ketek.
"Kami ikat mayat itu dipinggir perahu dan dibawa ke pinggir sungai, lalu dibawa ke RSUD Rupit," ungkapnya.