Beredar Pesan Gempa Susulan Magnitudo 8,4 SR dan Tsunami Madura, Jumat Pukul 22.45, Kata BMKG

Muncul berbagai pesan yang mengabarkan adanya gempa susulan di Madura, Jawa Timur, yang tersebar melalui beberapa media sosial

Beredar Pesan Gempa Susulan Magnitudo 8,4 SR dan Tsunami Madura, Jumat Pukul 22.45, Kata BMKG
SURYA/M RIVAI
Kerusakan akibat gempa bumi di Sumenep, Madura, Rabu (13/06/2018) malam. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Setelah peristiwa gempa yang mengguncang Jawa Timur hingga Bali pada Kamis (11/10/2018), muncul berbagai pesan yang mengabarkan adanya gempa susulan di Madura, Jawa Timur, yang tersebar melalui beberapa media sosial.

Informasi yang beredar seperti adanya prediksi gempa bermagnitudo 8,4 dan juga potensi gempa susulan bermagnitudo 7,5.

Baca: Kisah Presiden Soekarno Relakan Indonesia Gagal Masuk Piala Dunia 1958 Demi Bela Palestina

Berikut rinciannya:

1. Gempa bermagnitudo 8,4 dan tsunami di Madura Beredar pesan yang mengabarkan adanya gempa dan tsunami yang akan terjadi di Madura, Jawa Timur pada hari ini, Jumat (12/10/2018), pukul 22.45 WIB.

Adapun pesan tersebut juga menyebutkan bahwa prediksi gempa itu bermagnitudo 8,4.

Pesan ini tersebar melalui aplikasi pesan WhatsApp yang kemudian diunggah oleh salah satu pengguna Twitter, @rlthingy pada Kamis (11/10/2018).

Baca: Begini Cara Deddy Corbuzier Sindir Judul FTV selalu Bahasa soal Azab, Malunya 7 Turunan

Pemilik akun @rlthingy mengungkapkan, dirinya tidak tahu pasti kebenaran pesan tersebut. Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk waspada.

tWITTER
tWITTER ()

Hoaks gempa Madura yang beredar di aplikasi pesan WhatsApp.(Twitter: BMKG, @infobmkg)

Kepala Bagian Humas Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG), Hary Djatmiko mengatakan, informasi tersebut tidak benar atau hoaks.

"Informasi ini sudah dapat dipastikan hoaks. Teknologi saat ini belum mampu memprediksi dengan tepat, apalagi memastikan kapan terjadinya gempa megathrust tersebut," ujar Hary saat dihubungi Kompas.com, Jumat.

Baca: PSSI Usai Sanksi Persib dan Arema FC, Kini AFC Menghukum PSSI, Ini Denda dan Alasannya

Halaman
12
Editor: Siemen Martin
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved