Keluarganya Dibunuh ISIS dan Sempat jadi Budak Seks, Begini Keadaan Nadia Murad Sekarang
Kelompok teroris dunia Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) kerap menimbulkan kesengsaraan di negara yang mereka serang.
TRIBUNSUMSEL.COM- Kelompok teroris dunia Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) kerap menimbulkan kesengsaraan di negara yang mereka serang.
Salah satu yang terparah karena diduduki ISIS adalah Irak.
Dikutip dari AFP dan Kompas.com, Sabtu (6/10) saat ISIS menguasai Irak, etnis yang paling dirugikan ialah Yazidi.
Sejumlah truk pickup berisi ekstrimis ISIS bersenjata menyatroni Desa Kocho.
ISIS kemudian menyerbu desa dan membunuh semua pria di desa tersebut.
Baca: Pole Position MotoGP Thailand Buriram, Marquez Dibuntuti Rossi, Ini Hasil Lengkapnya
Sedangkan anak-anak desa diculik dan dilatih untuk menjadi tentara mereka.
Lebih mengenaskannya lagi, perempuan-perempuan desa diciduk untuk dijadikan budak seks.
Salah satu perempuan dari desa tersebut adalah Nadia Murad.
Nadia (25) dan perempuan desa Kocho lainnya diangkut dengan truk untuk di bawa ke Mosul yang didaulat sebagai ibukota ISIS.
Selama tiga bulan lebih Nadia dan perempuan lainnya menjalani dunia bagai neraka di sana.
Mereka disiksa, dipukuli dan diperkosa berulang kali.
Baca: Lagu Rasis Bernada Kebencian, Hingga Lempar Botol Warnai Pertandingan Arema vs Persebaya
ISIS juga menghinakan kepercayaan mereka dan memaksa Nadia memeluk agama baru, yakni satu tuhan yang direpresentasikan dalam bentuk burung merak.
Ujung-ujungnya Nadia dipaksa juga menikahi seorang anggota ISIS yang menyuruhnya memakai make up serta pakaian ketat.
Tak tahan dengan siksaan neraka dunia itu, Nadia nekat kabur.
Ia berhasil selamat setelah mendapat bantuan keluarga Muslim untuk kabur keluar dari Mosul.
Setelah melintasi perbatasan Irak-Suriah, Nadia berhasil masuk ke wilayah Kurdi dengan ribuan pengungsi etnis Yazidi di sana.
Namun kenyataan pahit kembali menghampiri Nadia saat di pengungsian.
Ia mengetahui jika ibu dan keenam saudara laki-lakinya sudah tewas dibunuh oleh ISIS.
Baca: Boni Hargens Ungkap Hoaks Model Baru Dalam Kampanye Politik
Untung dirinya mendapat bantuan dari sebuah organisasi dan Nadia bisa bertemu dengan saudarinya di Jerman, tempat sekarang ia tinggal.