Gojek Liga 1
Selain Haringga Sirla, Ini 5 Peristiwa Mengenaskan Suporter Bola Tewas Dianiaya, Ada Salah Paham
Haringga Sirla tewas mengenaskan dengan badan penuh luka pasca di pukul dengan beberapa benda tumpul oleh para pelaku.
Seorang suporter sepak bola Pelita Jaya Karawang tewas mengenaskan pada tanggal 25 April 2011 yang lalu.
Korban bernama Muhammad Azis yang kala itu berusia dua belas tahun mengalami luka serius akibat bacokan samurai di kepala bagian depan.
Siswa SMP kelas satu ini menjadi korban penganiayaan dan pengeroyokan sekelompok pemuda yang mengaku sebagai suporter Persib Bandung, Viking.
2. 3 Orang Tewas Dikeroyok di GBK saat Laga Persija Vs Persib
Sebelumnya pada bulan Mei 2012 lalu, ketika laga Persija vs Persib Bandung digelar di GBK memakan tiga korban tewas yaitu Rangga Cipta Nugraha, Lazuardi, dan Dani Maulana yang ketiganya merupakan warga Bandung.
Mereka bertiga tewas dikeroyok. Selain tiga orang tewas, kejadian waktu itu juga mengakibatkan lima orang lainnya mengalami luka-luka dan sempat dilarikan ke RSCM.
Sementara, hasil pertandingan itu sendiri berakhir imbang dengan skor 2-2.
Baca: Jadi Istri Seorang Habib Usman Bin Yahya, Kartika Putri Ungkap Kenikmatan dan Kesenangan Ini
Baca: Ini Penjelasan Ketua Viking Persib Club Pasca Meninggalnya Suporter Persija Karena Dikeroyok
Baca: Lucinta Luna Sebut Diri Serupa dengan Dua Puteri Indonesia Ini, Netizen Ramai Sebut Halu
3. 5 Suporter Persibaya Tewas Dilempar di Atas Kereta
Dunia sepakbola Indonesia kembali berduka pada tanggal 10 Maret 2012 silam.
Laga antara Persebaya dan Persela Lamongan berujung sebuah tragedi kematian lima orang suporter Persebaya.
Kelimanya tewas setelah diserang suporter Persela Lamongan dengan lemparan batu ketika korban berada di atas kereta api.
4. Suporter Aremania tewas di Sragen
Duel panas yang terjadi antara Persebaya Surabaya melawan Arema Malang pada tanggal 19 Desember 2015 silam merembet ke barisan suporter.
Sama seperti laga Persija versus Persib Bandung, duel kedua tim ini bisa disebut sebagai “El Classico versi Indonesia” yang kala itu berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta. Atmosfer panas pertandingan pun membuat dua suporter terlibat bentrok dalam perjalanan menuju Sleman, Yogyakarta.
Kedua suporter fanatik ini bertemu di dua titik berbeda, yakni di Kabupaten Sragen Jawa Tengah dan dua orang dilaporkan tewas pada saat itu.