Pipa Gas Grissik-Pusri Belum Tertanam 5,5 Km, Pertagas Targetkan Proyek Selesai Akhir Oktober
Pertagas optimis tahun ini selesai, mungkin akhir Oktober atau pertengahan November nanti. Biasanya, kalau sudah selesai akan diuji coba
Penulis: Arief Basuki Rohekan |
Mengenai target sendiri, Hatim mengaku pihaknya akan menyelesaikan pengerjaan pada tahun 2018 ini, dan penyaluran gas nantinya bisa segera terealisasi.
"Kita optimis tahun ini selesai, mungkin akhir Oktober atau pertengahan November nanti. Biasanya, kalau sudah selesai akan diuji coba terlebih dahulu sesuai mekanisme urutan yang disiapkan, bagaimana pengaliran gas secara komersil itu terpenuhi, dan memenuhi syarat keselamatam dan keamanan pipa tersebut," tandasnya.
Sekedar informasi, demi menjaga ketahanan pangan nasional, PT Pertagas meresmikan dimulainya pembangunan Pipa Gas Grissik-Pusri melalui acara groundbreaking yang dilaksanakan di PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (Pusri).
Acara itu dihadiri oleh Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas), Gubernur Sumatera Selatan, Bupati Musi Banyuasin, Bupati Banyuasin, dan Walikota Palembang, pada Akhir Agustus 2017 lalu.
Baca: Jaga Pilpres Damai, Sandiaga tak Segan Laporkan Pendukungnya ke Polisi, Bila Lakukan Hal Sepele Ini
Baca: Cara Mudah Bedakan Produk Jok Semi Kulit, Kulit Sintetis Asli dan KW (Tiruan) Produk MBtech
Ruas pipa yang akan dibangun ini nantinya akan mengalirkan gas untuk kebutuhan energi dan bahan baku PT Pusri.
Pipa Gas Grissik-Pusri akan dibangun dengan panjang 176 km dan berdiameter 20 inchi dimulai dari Grissik Gas Plant ConocoPhillips (COPI) hingga ke Plant Pusri di Palembang.Sumber gas untuk ruas ini adalah dari Lapangan Grissik COPI.
Pipa Grissik-Pusri nantinya akan mengalirkan gas ke Pusri sebesar 30 MMSCFD di tahun 2018 sebagai early gas dan kemudian bertambah menjadi 70 MMSCFD di tahun 2019.