Berita Palembang

10 Tahun jadi Gubernur Sumsel, Alex Noerdin Teteskan Air Mata Tak Puas Hal ini Belum Terwujud

Pelatihan olahraga bola basket yang digelar oleh Jr NBA dan diikuti oleh 2.500 guru olahraga dari tingkat SD/MI, SMP/MTs dan SMA/SMK/Ma

Penulis: Weni Wahyuny | Editor: M. Syah Beni
Tribun Sumsel/ Linda Trisnawati
Gubernur Sumsel, Alex Noerdin menerima penghargaan dari Junior National Basketball Association (Jr.NBA) sebagai Pelatih Kepala Kehormatan. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh perwakilan dari Jr.NBA, Jim Wong di Griya Agung, Senin (3/9/2018) 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Weni Wahyuny

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Detik-detik masa jabatannya sebagai Gubernur Sumatera Selatan, H Alex Noerdin masih menyempatkan waktu untuk menghadiri pelatihan olahraga bola basket yang digelar oleh Jr NBA dan diikuti oleh 2.500 guru olahraga dari tingkat SD/MI, SMP/MTs dan SMA/SMK/Ma dan Pelatih Basket seluruh Sumatera Selatan (Sumsel) di Palembang Sport and Convention Center (PSCC) Palembang, Kamis (20/9).

"Hadirin ini dan itu, ikut. Beres-beres. Nah ini beres-beres berkas ini banyak nian. Beres-beres kantor sudah, rumah belum," kata Alex.

Baca: Akhir Drama Rumah Eko Purnomo, Sosok ini Akhirnya Hibahkan Tanah untuk Akses Jalan

Alex mengaku 10 tahun memimpin Sumsel tentu ada kesedihan.

Bukti Alex sedih salah satunya saat berada di SMA N Sumsel beberapa hari lalu.

Alex menangis dan mengusap air matanya saat salah satu siswa mengucapkan rasa terima kasihnya kepada ayah dari Bupati Muba Dodi Reza itu.

Sekitar 2.500 guru olahraga dari tingkat SD/MI, SMP/MTs dan SMA/SMK/Ma dan Pelatih Basket seluruh Sumatera Selatan (Sumsel) mengikuti pelatihan olahraga basket dari Jr NBA di Palembang Sport and Convention Center (PSCC) Palembang, Kamis (20/9/2018).
Sekitar 2.500 guru olahraga dari tingkat SD/MI, SMP/MTs dan SMA/SMK/Ma dan Pelatih Basket seluruh Sumatera Selatan (Sumsel) mengikuti pelatihan olahraga basket dari Jr NBA di Palembang Sport and Convention Center (PSCC) Palembang, Kamis (20/9/2018). (Tribun Sumsel/ Weni Wahyuny)

Alex menyebutkan 10 tahun mengabdi, bukan lamanya waktu yang ia lalui, tapi bagaimana dalam waktu satu atau dua periode memberikan makna yang besar bagi masyarakat Smsel.

"Sebenarnya bukan panjangnya itu yang membuat sedih tetapi bagaimana dalam waktu satu atau dua periode itu memberikan makna yang besar , meninggalkan legacy (warisan) yang baik untuk Sumsel. Insya Allah," jelasnya.

Baca: Hasil Liga Champions-Ini Perasaan Paul Pogba Usai Tampil Gemilang Cetak 2 Gol dan 1 Assist

Alex mengakui bahwa 10 tahun mengabdi, belum ada kata puas dari dirinya karena masih banyak yang belum tercapai, terutama dalam hal olahraga.

"Saya belum puas , Olimpiade belum disini, piala dunia belum disini, motogp belum selesai, tapi waktu sudah tidak cukup lagi," terang Alex.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved