Psikolog Tika Bisono Ingatkan Tidak Boleh Makan dan Minum di LRT Palembang

Psikolog Tika Bisono ingatkan ibu-ibu harus memahami dan mengerti dulu tentang LRT baru bisa menginformasikan ke yang lainnya.

Psikolog Tika Bisono Ingatkan Tidak Boleh Makan dan Minum di LRT Palembang
Tribun Sumsel/ Linda Trisnawati
Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian menggelar Ngrumpi Positif LRT (Light Rail Transit) Sumsel dengan tema Ibu-Ibu Cinto LRT di Stasiun Bumi Sriwijaya Jalan Angkatan 45 Palembang. Hadir sebagai narasumber Tika Bisono (Pisikolog Anker), Jumat (24/8/2018). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian menggelar Ngrumpi Positif LRT (Light Rail Transit) Sumsel dengan tema Ibu-Ibu Cinto LRT di Stasiun Bumi Sriwijaya Jalan Angkatan 45 Palembang.

Hadir sebagai narasumber Tika Bisono (Pisikolog Anker) dan juga turut hadir Dirjen Perkeretaapian, Ahmad Zulfikri serta Direktur Utama PT INKA (Persero), Budi Noviantoro.

Para ibu-ibu yang hadir terlihat antusias mendengarakan apa yang disampaikan oleh Tika Bisono. Para ibu-ibu diberikan edukasi soal LRT. Bagi Tika ibu-ibu ini bagian yang penting jadi juru biacara soal LRT.

Baca: Hasil Semifinal Sepak Takraw Ganda Putra Indonesia vs Loas, Kalah 2-1 Hanya Dapat Perunggu

"Kami berharap ibu-ibu ini bisa jadi pengarah dan motivator bagi yang lainnya. Ibu-ibu kan biasanya suka comel dan bawel jadi cocok untuk mensosialisasikan LRT," ujarnya, Jumat (24/8).

Menurut Tika masa depan ada pada setiap langkah, jadi apa yang kita ayun kan setiap harinya itu menentukan.

Sepertihalnya LRT di Palembang ini sebagai salah satunya masa depan Indonesia.

Baca: Gryesia Polii Siap Menikah, Terkuak Inilah Sosok Tunangannya Bukan Orang Sembarangan

Meskipun jika dibandingkan dengan negara lain masih tertinggal jauh 30 tahun. Padahal moderenisasi dan globalisasi menjanjikan banyak hal bagi kemajuan kultur manusia sekaligus juga tantangan yang benar.

"Transportasi sudah menjadi hal utama yang dipentingkan dalam nadi kehidupan masyarakat. Kita harus punya kepercayaan diri yang besar sebagai bangsa yang besar, apalagi LRT di Palembang ini karya anak bangsa," katanya.

Baca: Rumah 2 Lantai di Jalan Jepang Nyaris Hangus Terbakar

Ia pun menyampaikan pesan bahwa, ibu-ibu harus memahami dan mengerti dulu tentang LRT baru bisa menginformasikan ke yang lainnya.

Selain itu perlu diingatkan bahwa dalam LRT tidak boleh makan dan minum, jadi upayakan sebelum masuk LRT sudah makan.

Baca: Evan Shaun Robert Mantan Wasit Liga 1 Pimpin Laga Indonesia vs UEA, Ini Keputusan Kontroversialnya

Sementara itu Dirjen Perkeretaapian, Ahmad Zulfikri menjelaskan, bahwa LRT yang ada di Palembang ini totalnya nanti akan ada delapan trainset. Namun untuk sekarang baru ada tujuh trainset dan yang dioperasionalkan ada empat trainset.

"Untuk penambahan trainsetnya sesuai demand, jika ramai nanti akan ditambah bertahap. Saat ini ada 38 jadwal keberangkatan dengan estimasi waktu tunggu 35 menit, nantinya secara bertahan estimasi waktu tunggunya jadi 25 menit," bebernya.

Baca: PR Panitia Asian Games 2018, Masih Ada Venue yang Tolak Rombongan Pelajar untuk Nonton

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa satu trainset bisa menampung lebih dari 500 orang. Tentunya dengan empat trainset tersebut dirasa saat ini masih cukup. Jika demand tinggi baru akan ditambah.

Sementara itu terkait LRT yang sempat beberapa kali mogok ia menjelaskan bahwa hal tersebut dikarenakan teknologi yang digunakan terbaru. Jadi sistem keamanannya paling diutamakan, sehingga ketika ada masalah sedikit otomatis akan berhenti. Hal tersebut demi keamanan bersama.

"Adanya ganguan teknis kemaren-kemaren itu bisa diatasi dengan baik. Namun hanya faktor kepanikan para ibu-ibu saja, sehingga seperti itu. Bagi kami keamanan para penumpang adalah hal yang utama," tegasnya.

Penulis: Linda Trisnawati
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved