HUT ke 73 RI

Demi Bangsa Indonesia, 7 Pemuda Rela Serahkan Nyawanya Secara Tragis

Demi Bangsa Indonesia, 7 Pemuda Rela Serahkan Nyawanya Secara Tragis,Demi Bangsa Indonesia, 7 Pemuda Rela Serahkan Nyawanya Secara Tragis

IST/TRIBUNWOW.COM/KOLASE
IST/TRIBUNWOW.COM/KOLASE 

Buku 'Habislah Gelap Terbitlah Terang' karyanya hingga kini telah melegenda.

Perjuangannya mencerdaskan wanita Jawa kala itu harus terhenti di umur 25 tahun karena sakit preeklampsia seusai melahirkan anaknya.

3. Halim Perdanakusuma (25 tahun)

Wikimedia
(Wikimedia)

Yang kita kenal, nama ini kini telah diabadikan sebagai nama sebuah bandara di Jakarta.

Ternyata di balik kegagahan namanya ini tersingkap kisah kepahlawanan yang singkat (1922-1947).

Berpendidikan sebagai navigator dan andil besarnya untuk AURI, Halim ditugaskan memimpin pasukan penerjun di Kalimantan.

Kegagahannya ini harus menyerah dalam kecelakaan pesawat bersama Opsir Iswahyudi di Malaysia.

4. Pierre Tendean (26 tahun)

(TribunStyle)
(TribunStyle) 

Sebagai seorang ajudan Jenderal AH Nasution, Pierre Tendean menjadi sosok perwira yang setia (1939-1965).

Dirinya menjadi korban penculikan saat peristiwa 1965 bersama 6 jenderal lain.

Demi melindungi AH Nasution yang akan diculik, Pierre mengaku jika dirinya adalah sang jenderal.

Lalu dia dibawa pergi dan tak pernah kembali.

5. I Gusti Ngurah Rai (29 tahun)

(Alchetron)
(Alchetron) 

Pahlawan asal Badung, Bali ini, sudah sering kita melihatnya di dompet.

Wajahnya diabadikan dalam cetakan uang nominal Rp 50 ribu.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved