Berita Palembang

Dinkes Palembang Masih Berikan Vaksin MR

Hingga kini pemberian vaksin Measles dan Rubella (MS) masih kontroversi, mengenai sertifikasi halal nya.

Dinkes Palembang Masih Berikan Vaksin MR
Tribun Sumsel/ Farlin Addian
Giliran anak SDN 1 Desa Lawang Agung, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) diimunisasi atau disuntik vaksin untuk pencegahan wabah penyakit Campak (Measles) dan Rubella. 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Linda Trisnawati

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Hingga kini pemberian vaksin Measles dan Rubella (MS) masih kontroversi, mengenai sertifikasi halal nya.

Bahkan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumsel dengan tegas menyatakan bahwa pemberian vaksin MR harus ditunda terlebih dahulu hingga adanya kejelasan hasil pemeriksaan dari produsen dan ditetapkannya fatwa MUI.

Kendati MUI telah menyatakan hal tersebut, namun Dinas Kesehatan (Dinkes) Palembang masih memberikan suntik vaksin terhadap para siswa.

Baca: Kisan Seorang Mantan Kolonel yang Jadi Raja Berhasil Selamat dari 55 Kali Upaya Pembunuhan

Sedangkan Kadinkes Sumsel saat dikonfirmasi belum memberikan jawban.

Kepala Dinas Kesehatan Palembang, Letizia mengatakan, bahwa secara umum pihaknya masih melakukan pemberian vaksin MR di sekolah-sekolah melalui puskesmas setempat.

Hal itu sesuai dengan agenda dari pusat menganai tahap pertama pemberian vaksin terhadap masyarakat.

"Secara umum tetap berjalan, sejauh ini masih tergantung dengan jadwal yang sudah diagendakan. Mengenai sudah atau belum vaksin MR asal India ini mendapatkan sertifikasi dari MUI saya belum tahu karena infonya masih menunggu dari pusat (Kemnkes)," ujarnya, Senin (6/8/2018).

Baca: Wajahnya Disebut Mirip Wanita Umur 30 Tahun,Marion Jola Beri Jawaban Begini,Netizen Salut

Selaku petugas pihaknya masih melayani vaksin MR sesuai dengan permintaan dari puskesmas setempat untuk memberikan vaksin terhadap para siswa di sekolah.

Vaksin MR diberikan kepada anak untuk memutus rantai transmisi penularan rubella yang dapat menyebabkan kecacatan bawaan pada janin apabila mengenai ibu hamil di trimester pertama.

"Kalau kami prinsipnya selama masih ada yang minta kami layani. Untuk sertifikasi halal kita masih menunggu kebijakan dari pusat," tegasnya.

Baca: Begini Sosok Mertua Tasya Kamila, Sosialita Bergaya Hidup Glamour banyak Teman dari kalangan Seleb

Penulis: Linda Trisnawati
Editor: M. Syah Beni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved