Pilpres 2019

4 Parpol Siap 'Gigit Jari' Bila Presidential Threshold Diputus Lewat Tanggal 10 Agustus

MK harus memberikan keputusan secara cepat dan kepastian hukum itu dibutuhkan ketimbang membiarkan ketidakpastian

4 Parpol Siap 'Gigit Jari' Bila Presidential Threshold Diputus Lewat Tanggal 10 Agustus
TRIBUNSUMSEL.COM/ARIEF B ROHEKAN
Pengamat hukum dan tata negara Refly Harun 

TRIBUNSUMSEL.COM - Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun menilai, Mahkamah Konstitusi ( MK) harus memutuskan uji materi ketentuan ambang batas pencalonan atau presidential threshold.

Pasal yang diuji adalah Pasal 222 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (UU Pemilu) sebelum batas akhir pendaftaran calon presiden-wakil presiden pada 10 Agustus 2018.

Baca: LRT di Palembang Sempat Mogok 1 Jam, Alex : Bukan Mogok, Itulah Fungsi Uji Coba

Baca: PKB Kemungkinan tak Berkoalisi dengan Jokowi di Pilpres 2019 ?, Hasil Tergantung Mandat Para Kiai

Hal itu bertujuan untuk memberikan kepastian bagi partai politik peserta Pemilu 2019.

"Menurut saya MK harus memberikan keputusan secara cepat dan kepastian hukum itu dibutuhkan ketimbang membiarkan ketidakpastian ini," ujar Refly saat ditemui di gedung MK, Jakarta Pusat, Kamis (2/8/2018).

"Pendaftaran kan 4-10 Agustus, ya jangan 10 Agustus, seharusnya tanggal 5 atau 6 Agustus 2018 agar masih memberikan ruang," kata dia.

Menurut Refly, dengan adanya ketentuan presidential threshold, maka ada empat partai politik yang kehilangan hak konstitusionalnya.

Keempat partai peserta pemilu tersebut adalah Perindo, PSI, Partai Berkarya, dan Partai Garuda.

Empat partai tidak bisa mengusung pasangan calon presiden-wakil presiden pada Pilpres 2019.

Baca: Fahri Menang Atas PKS di MK, Rasanya Sekarang Sudah Terlambat Cuitan Terakhir Fahri

Sebab, mereka tak dapat memenuhi syarat pencalonan sebesar 20 persen perolehan kursi di DPR atau 25 persen perolehan suara sah nasional pada pemilu 2014.

Sementara, kata Refly, berdasarkan Pasal 6A Ayat 2 UUD 1945, presiden dan wakil presiden diusulkan oleh parpol dan gabungan parpol peserta pemilu sebelum pemilihan umum.

Halaman
12
Editor: Siemen Martin
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved