Pilgub Sumsel 2018
Update Hitung Cepat KPU Sumsel, Sudah Capai 88,17 Persen HDMY Tetap Leading 35.91 Persen
KPU Sumsel masih terus melakukan hitung cepat, berdasarkan hitung cepat webside resmi KPU, (Infopemilu.kpu.go.id)
Penulis: Arief Basuki Rohekan | Editor: Melisa Wulandari
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG — KPU Sumsel masih terus melakukan hitung cepat, berdasarkan hitung cepat webside resmi KPU, (Infopemilu.kpu.go.id) untuk Pilgub Sumsel melalui aplikasi Sistim Hitung (Situng).
Hingga, Jumat (29/6/2018) pukul 15.15 WIB, suara masuk (C1 kwk) sebesar 88,18 persen.
Hasilnya pasangan calon (paslon) nomor urut 1 Herman Deru – Mawardi Yahya (HDMY) tetap leading atau memimpin dengan perolehan suara 1.188.853 suara atau 35,91 persen.
Sementara urutan kedua ditempati paslon nomor urut 4, Dodi Reza Alex- Giri Kiemas dengan raihan 1.035.629 suara atau 31,28 persen, selisih 153.224 suara atau sekitar 4,5 persen dengan teratas.
Disusul pasangan nomor urut 3 Ishak Mekki-Yudha Pratomo sebesar 717.216 suara atau 21,66 persen dan pasangan nomor urut 2 Aswari Rivai- Irwansyah sebesar 369.211 atau 11,15 persen.
Jumlah suara yang masuk 88.18 persen dengan sebaran TPS yang masuk sebanyak 14.905 dari 16.903 TPS se Sumsel.
Menurut komisioner KPU Sumsel, Ahmad Naafi, hitung cepat (real count) ini dibuat untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk mengetahui hasil Pilkada Serentak 27 Juni 2018, secara cepat dan transparan di seluruh wilayah yang menyelenggarakan Pilkada.
Dimana data hasil pada hitung cepat berdasarkan entri Model C1 apa adanya. Hasil pada hitung cepat merupakan hasil sementara dan tidak bersifat final.
Jika terdapat kesalahan pada model C1 akan dilakukan perbaikan pada proses rekapitulasi di tingkat atasnya.
"Kita menggunakan Aplikasi SITUNG, namun itu hanya kita jadikan acuan untuk data yang akurat, tapi ini juga jangan dijadikan pedoman hingga real count dan pengumuman resmi dari KPU Sumsel hingga tanggal 9 Juli 2018 nanti," tandas ketua KPU Sumsel Aspahani.
Jika dilihat dari sebaran suara yang masuk, beberapa daerah sudah 100 persen yang masuk dan ada juga beberapa daerah yang belum 100 persen.
Dari data yang masuk, data surat yang masuk 100 persen yaitu Banyuasin, Lubuk Linggau, Pagar Alam, Prabumulih, Muba, Mura, Muratara, OI, OKU, OKUS, OKUT dan Pali.
Sementara daerah yang belum mencapai 100 persen data yang belum masuk yaitu, Palembang (sisa 1.785 TPS yang belum masuk), Lahat (sisa 106 TPS), Muara Enim (sisa 25 TPS), OKI (sisa 38 TPS) dan Empat Lawang (sisa 45 TPS).