Beredar Pesan Berantai Tentang Teror, Ini 7 Fakta dan Info Hoax Terkait Bom Bunuh Diri di Surabaya
Diantaranya adalah bom di 3 gereja di Surabaya, bom di Rusunawa Sidoarjo, dan bom di pintu masuk Polrestabes Surabaya.
Publik juga dihebohkan dengan isu serangan bom di dekat Satpas Colombo.
Tim Tribun Jatim kemudian mendatangi lokasi dan tidak ditemukan adanya bom yang meledak di lokasi.
Meski demikian, pelayanan pembuatan SIM di Kantor Satpas tampak sepi.
Baca: Ditentang Keras Keluarga Jadi Transgender, Ternyata Begini Hubungan Dena Rachman & Ibunya
Hal tersebut lantaran Kapolrestabes mengintruksi pelayanan SIM ditutup sementara.
Warga juga menuturkan tidak ada informasi adanya bom yang meledak di Satpas Colombo.
“Gak ada bom, kalau ada saya pasti dengar suaranya,” ujar Yanto (44) warga sekitar.
5. Isu Penangkapan Teroris di Jedong, Urang Agung, Sukodono, Sidoarjo (Benar)
Pihak kepolisian telah membenarkan adanya penangkapan teroris di perumahan Sukodono, Sidoarjo.
Penangkapan tersebut merupakan upaya polisi membekuk Budi Satriyo Sisa, pembesuk narapidana teroris (napiter) Dedi Rofaizal.
Baca: Diincar Polisi Selama 2 Tahun,Terkuak Inilah Keganasan dari Sosok Rambu Papua yang Baru Ditangkap!
Baca: Bukan Orang Sembarangan,Pelaku Bom di 3 Gereja Punya Rumah Mewah,Terkuak Ini Pekerjaannya!
Dedi sendiri merupakan seorang napiter Lapas Tulungagung, jaringan Abu Roban, MIB, Baiat ISIS.
Budi diketahui membesuk Dedi bersama 2 pelaku bom di Surabaya lainnya.
Sempat terjadi baku tembak, di mana korban 1 orang tertembak.
Baca: Diincar Polisi Selama 2 Tahun,Terkuak Inilah Keganasan dari Sosok Rambu Papua yang Baru Ditangkap!
Dari lokasi, pihak kepolisian berhasil menemukan 6 buah bom aktif.
6. Bom Meledak di Bank Prima Surabaya (Hoax)
Isu hoax lainnya adalah adanya bom yang meledak di Bank Prima, Surabaya.