Berita Lubuklinggau
Paiman Tersetrum Dalam Kamarnya, Mayatnya Baru Ditemukan Tiga Hari di Lubuklinggau
ungguh malang nasib Paiman (45) warga Jln Patimura, RT 04, Kelurahan Mesat Jaya, Kecamatan Linggau Timur 2 ditemukan tewas
TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Sungguh malang nasib Paiman (45) warga Jln Patimura, RT 04, Kelurahan Mesat Jaya, Kecamatan Linggau Timur 2 ditemukan tewas didalam kamar rumahnya, Kamis, (22/3) siang pukul 11.30 WIB.
Saat ditemukan duda anak satu itu dalam keadaan terlentang tanpa sehelai busana dengan kondisi tubuh gosong dan mengeluarkan bau menyengat.
Penemuan jenazah tukang ojek itu bermula ketika Isnin kerabatnya ditanya oleh langganan ojeknya.
Karena sudah tiga hari tak memberi kabar dan menjemput di rumahnya.
Baca: Video Diduga Lucinta Luna Operasi Kelamin Tanpa Sensor Beredar, Melly Bradley Buktikan Ancamannya?
Penasaran, Kamis siang Isnin pun mendatangi rumah Paiman, setiba dirumah Paiman.
Isnin langsung mengetuk pintu namun setelah berulang-ulang mengetuk tak juga ada jawaban dari dalam rumahnya.
Merasa ada janggal tak ada jawaban, apalagi Isnin mencium bau busuk dari dalam rumah.
Kemudian Isnin pun mengintip dari bagian kaca rumah Paiman yang pecah.
Baca: Kesucian Gadis 17 Tahun di Palembang Ini Direnggut Sang Pacar, Saat Ibu Tahu, Hatinya Pun Hancur
"Saat digeser hanya terlihat motornya, baunya makin menyengat, akhirnya saya mangil tetangga dan ketua RT untuk sama-sama melihatnya," ungkapnya di rumah duka, Kamis (21/3).
Kemudian warga setempat berkumpul untuk sama-sama mendobrak pintu depan rumah Paiman.
Setelah pintu di dobrak rupanya sumber bau itu berasal dari dalam kamar warga pun langsung mendobrak kamarnya.
"Saat pintu kamarnya di buka Paiman ditemukan dalam kondisi terlentang, badannya gosong menghitam" timpal Mustofa (61) kerabat lainnya.
Baca: Paket Ditinggalkan Begitu Saja, Petugas Bandara SMB II Curiga, Saat Dibuka Ternyata Isinya Narkoba
Menurut Mustofa, Paiman sudah tiga hari hari tak terlihat. Terlihat terakhir Minggu (18/3) malam saat Paiman menghadiri hajatan di wilayah tersebut.
Ketika suasana hujan deras dan petir-petiran.
"Pendapat saya dia kena setrum karena didekat badannya ada kabel, waktu disenggol masih keluar api, mungkin saat sehabis mandi dan masuk kamar dia kena setrum," ungkapnya.
Sementara Ketua RT 04, Kelurahan Mesat Jaya Rizal (42), mendapat laporan dari masyarakat ia langsung menuju rumah Paiman.
Setelah itu ia langsung melaporkan peristiwa itu ke Polres Lubuklinggau.
Menurutnya, Paiman tinggal seorang diri, karena sebagian keluarganya berada di Palembang.
"Dia pernah menikah, namun sudah bercerai, anaknya ikut dengan istrinya, semenjak itu dia tinggal seorang diri," katanya.
Rizal menuturkan selama ini Paiman dikenal warga tidak ada riwayat sakit.
Bahkan ada tetangga yang melihat ia sempat ke warung menggunakan handuk seperti mau mandi.
"Selama ini dia cukup aktif, setiap ada hajatan dia selalu datang hadir, bahkan kalau ada kegiatan -kegiatan dia selalu aktif," ucapnya.
Kapolsek Lubuklinggau Timur AKP Hadi pun membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Ia mengatakan ketika mendapat laporan langsung turun ke lapangan dan melakukan olah TKP. (joy)