Mantan Dirut RSUD OKU Timur Ditangkap

Masuk Target Program Tabur 31.1, dr Dora Djunita Ditangkap di Pusat Perbelanjaan

Tim Intel Kejaksaan Agung (Kejagung) RI bekerjasama dengan tim Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan (Sumsel)

Masuk Target Program Tabur 31.1, dr Dora Djunita Ditangkap di Pusat Perbelanjaan
IST

TRIBUNSUMSEL.COM- Tim Intel Kejaksaan Agung (Kejagung) RI bekerjasama dengan tim Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan (Sumsel) menangkap DPO atas kasus korupsi asal Kejati Sumsel.

Penangkapan itu berlangsung di salah satu pusat perbelanjaan di kawasan Banten. Tepatnya pada Rabu (21/3/2018) petang tadi.

“Benar, yang ditangkap berinisial DDP. Statusnya sebagai calon tersangka. Ia merupakan mantan Plt. Direktur RSUD OKU Timur,” kata keterangan resmi Kejagung RI yang diterima.

 DDP ditangkap berdasarkan Surat Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan Nomor R- 379/N.6.1/Dps/12/2017. Bertanggal 18 Desember 2017.

“DDP awalnya merupakan saksi dalam perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi Penyalahgunaan Wewenang oleh pejabat pada RSUD OKU Timur T.A 2014 – 2015,” lanjut keterangan resmi Kejagung RI.

“Dimana saksi merupakan mantan Plt. Direktur pada RSUD tersebut, yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp6.496.488.000. Dengan pidana penjara selama 4 tahun, dengan denda Rp50.000.000 subsider 6 bulan kurungan,” tambah keterangan resmi Kejagung RI.

Tabur 31.1

Penangkapan DPP ini merupakan kelanjutan dari Program Tangkap Buronan (Tabur) 31.1 yang dicanangkan oleh Jaksa Agung Muda Intelijen Jan S. Maringka pada Januari 2018 lalu.

“Hingga saat ini, operasi Tabur 31.1 telah berhasil menangkap 60 buronan terpidana. Sebagai implementasi dari program di seluruh unit kerja Kejaksaan,” jelas Jan S. Maringka.

dr Dora Mantan Dirut RSUD OKU Timur

Halaman
12
Editor: M. Syah Beni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved