Berita Martapura

Ngebut Saat Kendarai Mobil, Sedannya Tersangkut di Rel dan Dihantam Babaranjang

Ia mengalami kecelakaan di perlintasan rel kereta api tanpa plang di Kelurahan Jatirahayu, Martapura Sabtu (10/3) sekitar pukul 09.00.

Ngebut Saat Kendarai Mobil, Sedannya Tersangkut di Rel dan Dihantam Babaranjang
SRIPOKU.COM/EVAN HENDRA
Sedan merah yang tersangkut Rel KA akibat terlalu tinggi terseret Babaranjang. Warga berusaha mengevakuasi mobil. 

TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA - Musibah dialami Iwan, warga Cidawang, Kecamatan Martapura Kabupaten OKU Timur.

Ia mengalami kecelakaan di perlintasan rel kereta api tanpa plang di Kelurahan Jatirahayu, Martapura Sabtu (10/3) sekitar pukul 09.00.

Mobil sedan warna merah yang dikemudikan Iwan dengan nomor polisi BG 1829 YO ringsek disambar kereta api.

Saat itu mobil yang dikendarai melaju dari arah Tebatsari menuju jalan utama Kota Martapura.

Ketika melintas di perlintasan Rel Kereta Api (KA), diduga korban tidak melihat adanya kereta Babaranjang yang datang dari arah Tanjung Enim menuju Lampung.

Iwan tetap saja melintasi rel dengan kecepatan cukup tinggi.

Lantaran rel kereta api lebih tinggi dari badan jalan, maka mobil sedan yang dikendarainya tersangkut.

Laju mobil terhenti, sedangkan kereta yang melaju terus mendekat.

Melihat sepur terus mendekat, korban tetap berusaha meneruskan perjalanan.

Karena mobilnya tidak bisa juga lepas, Iwan memutuskan untuk keluar dari mobil.

Ia menyelamatkan diri, sedangkan Babaranjang yang terus melaju menabrak mobil tersebut hingga mengalami kerusakan parah.

“Semestinya pihak KAI menyamaratakan rel dengan jalan sehingga tidak membahayakan pengguna jalan.

"Ini justru sebaliknya rel sangat tinggi dari jalan sehingga sangat membahayakan."

"Terlebih lokasi tersebut perlintasan tidak memiliki Plang dan penjaga," ungkap Khairul, warga Martapura yang melihat kecelakaan tersebut. (mg3/sp)

Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved