Menari Melawan Kekerasan, Perempuan Sehat Negara Kuat

Perempuan harus sehat, sehingga negara akan kuat, dan dukung serta pastikan pemenuhan hak dan kesehatan perempuan

Penulis: Lisma Noviani | Editor: Lisma Noviani
ISTIMEWA
WCC bersama masyarakat mengkampanyekan anti kekerasan terhadap perempuan dengan menggelar senam, menari dan baca puisi, Minggu (10/12/2017) 

TRIBUN SUMSEL.COM, PALEMBANG --- Konsisten mengkampanyaken anti kekerasan terhadap perempuan (AKTP), Women’s Crisis Centre (WCC) Palembang kembali menggelar kampanye 16 hari tahun 2017, di Kambang Iwak, Palembang, Minggu (10/12/2017).

Acara diisi diikuti para perempuan baik yang masih muda maupun para ibu-ibu yang berjuang untuk menjadi perempuan sehat dan kuat dan menularkannya kepada lingkungan sekitar. "Kami menamakan kegiatan ini menari melawan kekerasan," kata Direktur Eksekutif WCC Palembang Yeni Roslaini Izi, di sela-sela kegiatan.

Hadir dalam kegiatan ini kelompok pendamping perempuan Jaya Bersama dan kelompok lainnya, juga ada Generasi Muda Perempuan Cerdas Sriwijaya (GMPCS) yang terdiri dari anak-anak muda.

GMPCS yang baru terbentuk tahun 2017 ini ingin berbuat untuk genarasi muda terutama ikut mengkampanyekan anti kekerasan.

Tampil trio perempuan muda, Dona, Ria dan Ayu. "Kami tidak menuntut diperlakukan sama seperti laki-laki, tapi kami hanya menuntuk keadilan dan kesetaraan," kata mereka saat menyampaikan puisi.

Selain itu penampilan seniman Vebri Al Lintani dan Ella yang membawakan puisi narasi karya WS Rendra berjudul Nyanyian Angsa dan penampilan puisi dari wartawati Sripo, Yuliani.

Menurut Yeni, kampanye 16 hari Anti kekerasan terhadap perempuan adalah sebuah kampanye publik yang dilakukan setiap tahun , mulai tanggal 25 November sampai dengan 10 Desember 2017.

Tujuan kampanye ini untuk meningkatkan pemahaman publik mengenai kekerasan terhadap perempuan serta meningkatkan partisipasi publik untuk menghapuskan segala bentuk kekerasan terhadap perempuan.

"Perempuan harus sehat, sehingga negara akan kuat, dan dukung serta pastikan pemenuhan hak dan kesehatan perempuan.

Yeni berharap, gerakan kampanye publik ini dapat menjadi sebuah gerakan sosial yang efektif untuk mendorong terciptanya masyarakat yang adil, demokratis dan menunjang nilai nilai kemanusiaan. Pada akhirnya melalui upaya bersama ini, pemenuhan hak hak perempuan akan terwujud.(lis)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved