Awas, di PALI Banyak Rumah Terancam Ambruk

Pemkab PALI berencana merelokasi beberapa rumah yang nyaris terkena longsor itu.

TRIBUNSUMSEL.COM
Salah satu rumah di pingir Sungai Lematang tepatnya di Desa Pandan, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI, Senin (27/11/2017), tampak terancam ambruk akibat "abrasi". 

PALI, TRIBUNSUMSEL.COM - Sejumlah rumah yang ada di pingir Sungai Lematang tepatnya di Desa Pandan, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI terancam ambruk. Pasalnya, tanah tempat rumah berdiri terus mengalami "abrasi" dan jika tidak segera diatasi, berpotensi menimbulkan kerugian materil hingga korban jiwa.

Merespon kondisi ini, Wakil Bupati PALI Ferdian Andreas Lacony mengatakan, Pemkab PALI berencana merelokasi beberapa rumah yang nyaris terkena longsor itu. Itu disampaikan saat membacakan jawaban bupati PALI terhadap pandangan umum fraksi-fraksi dewan dalam rapat paripurna pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2018, Senin (27/11/2017).

"Adanya beberapa rumah warga di Desa Pandan yang terancam longsor, Pemerintah akan merelokasi rumah tersebut dan telah dianggarkan melalui APBD tahun 2018," kata politisi PDIP.

Ditambakan, sekretaris Komisi II DPRD PALI, Adi Warsito mengapresiasi langkah cepat Pemkab PALI dalam menanggulangi permasalahan rumah warga yang terancam longsor di kampung halamannya.

"Rencana relokasi rumah dipngir Sungai Lematang, tentunya membawa kabar baik terhadap warga yang rumahnya terancam longsor,dan langkah tepat yang diambil Pemkab," kata Adi.

"Kami juga meminta kepada Pemkab, jangan hanya merelokasi tetapi juga harus mengambil langkah penanggulangan bencana di sepanjang bantaran sungai, seperti pembuatan keronjong  atau membuat talut penahan supaya tanggul sungai tidak melebar," jelas Politisi PKPI. (Ari Wibowo)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved