Warga Ramai Ambil 'Air Sakti, Dipercaya Bisa Sembuhkan Stroke

ada juga ingin menyembuhkan penyakit yang derita dengan cara mandi dan meminumnya, ada juga yang membawa penampung air untuk dibawa pulang.

Warga Ramai Ambil 'Air Sakti, Dipercaya Bisa Sembuhkan Stroke
SRIWIJAYAPOST/ALAM
Warga datang dari berbagai daerah mengunjung lokasi 'air sakti' di Luang Batu Api Desa Ulak Bandung, Muarasahung, Kabupaten Kaur Bengkulu berbatasan Kabupaten OKU Selatan. 

 MUARADUA, TRIBUNSUMSEL.COM - Warga Kabupaten OKU Selatan dihebohkan dengan ditemukannya sumber 'air sakti' yang dipercaya dapat menyembuhkan segala macam penyakit.

Lokasinya berada di perkebunan warga di wilayah Kabupaten Kaur, atau tepatnya di Luang Batu Api, Desa Ulak Bandung Kecamatan Muarasahung Kabupaten Kaur, Bengkulu, setelah perbatasan tugu Kabupaten OKU Selatan.

Hebohnya berita tersebut di sosial media mengundang warga berdatangan dari berbagai kalangan mulai dari warga daerah sekitar dan warga Kabupaten OKU Selatan.

Pengunjung berdatangan setiap harinya mencapai ratusan warga, mulai yang mengaku merasa penasaran, ada juga ingin menyembuhkan penyakit yang derita dengan cara mandi dan meminumnya, ada juga yang membawa penampung air untuk dibawa pulang.

"Penasaran dengan airnya sebab sudah heboh di sosmed," kata Hairu warga Kota Muaradua Kabupaten OKU Selatan, Minggu (26/11). Hairu menempuh perjalan sekitar empat jam untuk sampai di sumber air itu.

Air Sakti di OKU Selatan yang dipercaya bisa menyembuhkan berbagai penyakit
Air Sakti di OKU Selatan yang dipercaya bisa menyembuhkan berbagai penyakit (sripo/Alan)

Selain itu ada juga yang mengatakan kalau beberapa warga sudah sembuh setelah menggunakan air tersebut.

"Sudah terbukti, mertua saya mengalami stroke ringan, setelah mengonsumsi air tersebut langsung sembuh," kata Regen, Warga Desa Simpang Campang Kecamatan Kisam Ilir.

Untuk mempermudah pengunjung di lokasi di sediakan fasilitas oleh warga setempat untuk mandi, WC umum, lokasi parkir dan tempat bersalin.

Air tersebut berasal dari bawah bebatuan yang bersumber dari perbukitan dan pegunungan yang memiliki kesegaran yang alami.

Pengunjung mulai dari anak muda, dewasa hingga para keluarga berdatangan, tarif masuk hanya Rp 5000, perorangnya. Untuk menuju kelokasi dari Kota Muaradua memakan waktu 3-4 jam perjalanan.

Editor: Aang Hamdani
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved