Puluhan Kali Judul Penelitiannya Ditolak Saat Kompetisi,Pelajar Asal Jogja Ini Malah Diundang Google
Mungkin kamu pernah mendengarkan kata-kata seperti ini."Si A karyanya ditolak di Indonesia, t
TRIBUNSUMSEL.COM -- Mungkin kamu pernah mendengarkan kata-kata seperti ini.
"Si A karyanya ditolak di Indonesia, tapi begitu coba ke luar negeri malah jadi terkenal."
Atau kalimat seperti ini.
Yap, hal serupa memang seringkali terdengar di telinga kita.
Entah karena penilaiannya di Indonesia yang kurang atau memang sudah nasibnya bisa mengembangkan bakat di luar negeri.
Peristiwa serupa juga dialami oleh seorang remaja asal Yogyakarta ini.
Siswa SMAN 8 Yogyakarta ini mengaku sudah 11 kali mengajukan judul penelitiannya di berbagai ajang kompetisi Indonesia.
Sayangnya, judul penelitian tersebut malah ditolak.
Melansir dari Kompas.com, Penolakan itu tidak membuatnya berkecil hati.
Justru hal itu malah membuat semangat remaja berkacamata itu kian membara.
Nama dari remaja berprestasi tersebut adalah Cristopher Farrel Millenio Kusuma.
Dia terus berusaha menyempurnakan penelitiannya baik dari sisi teori hingga penulisannya.
Sebab, remaja kelahiran Yogyakarta ini yakin suatu saat penelitiannya akan diterima.
"(Saya) tidak menyalahkan panitia, tetapi diri saya sendiri dan mengevaluasi.
Mungkin cara saya menyampaikannya kurang tepat sehingga mereka sulit memahami, jadi terus disempurnakan sampai-sampai membuat delapan versi," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/viral_20171124_171824.jpg)