Hamil Jangan Takut Salurkan Hobi Berenang, Ini Dia Manfaatnya untuk Ibu dan Calon Bayi

Sebelum berenang, jangan lupa untuk melakukan pemanasan serta pendinginan setelah selesai.

Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Hartati
net
ilustrasi 

Perawat itu bertanya pada kami, “Benar, papanya sudah tahu tentang Xiao Yii, putrinya!

Kamar pasien tampak begitu hening, tak lama kemudian pria itu keluar dari kamar, “Suster, cairan infusnya sudah habis, tolong tambah lagi cairannya.”

Hasil gambar untuk gadis cantik menangis

Pria itu tidak masuk bersama dengan perawat, tapi malah bertanya kepada kami, “selamat malam, saya pamannya Xiao Yii. Dia tidak memberitahu saya kenapa sampai opname di rumah sakit.”

Sebutan paman sepertinya terdengar ambigu, apalagi Xiao Yii pernah cerita pada kita, dia tidak punya kerabat lain selain papanya.”

“Anda keluarganya ?” Mendengar pertanyaan itu, sang pria lantas tergagap lagi, dan berkata dengan nada rendah, “Dokter, ada hal yang kurang elok jika dikatakan. Saya bisa bertanggung jawab atas masalah Xiao Yii, dia … dia kadang-kadang tinggal bersama saya.”

Pria ini bukan ayahnya, tapi kekasihnya.”Anda bukan anggota keluarganya, kami juga tidak elok jika mengungkapkan situasinya kepada orang lain.”Kataku

Raut wajah pria itu terlihat memerah, tapi tak lupa mengucapkan terima kasih lalu kembali ke kamar.

Perawat itu berkata kepada kami, “Xiao Yii pasti dipelihara oleh pria itu, pria yang barusan masuk ke kamar itu menarik tangan Xiao Yi sambi terus berkata, dan melihat sikapnya seperti itu pasti bukan papanya Xiao Yii.”

Tapi saya bilang : “Belum tentu, kalau memang dipelihara, kenapa tidak terus terang saja? kenapa harus susah payah mencari pinjaman ke sana-kemari.”

Keesokan paginya, ketika memeriksa kamar pasien, terlihat pria itu masih berada di kamar Xiao Yii. Perawat itu mengantar rincian biaya rumah sakit hari itu, dan memberitahu Xiao Yii, depositnya sudah hampir habis.

“Saya ada, kurang berapa, biar saya yang bayar,” kata pria sambil mengambil rinciannya, dan ketika mau keluar bersama suster untuk membayar deposit.

“Tidak perlu, saya masih punya.”kata Xiao Yii sambil mengambil beberapa kartu kreditnya, pakai kartu saya,”kata Xiao Yii

“Xiao Yii, bisa gak jangan memaksakan diri!”kata pria itu mulai marah, “Opname tidak memberitahu, tidak punya biaya juga tidak memberitahuku. Ditelepon tidak diangkat. Kalau bukan aku yang telepon ke asrama, sampai sekarang aku tidak pernah tahu kamu opname di rumah sakit. Dan sekarang juga tidak memberitahu saya mengapa harus opname segala, apa yang terjadi sebenarnya.”

“Aku baik-baik saja!” kata Xiao Yii dengan datar.

“Kalau tidak apa-apa, lalu kenapa harus operasi? Apa kamu hamil ?”tanya si pria.

“Kamu menggugurkan anak itu tanpa memberitahuku ya? Aku kan sudah bilang, aku tidak punya anak bersama isteriku, dan aku suka anak-anak. Kalau kamu bisa memberiku anak, aku pasti akan menceraikan isteriku dan menikah denganmu! kata si pria berapi-api.

“Ini kehamilan ektopik. Untung cepat diketahui, kalau tidak aku sudah mati,”kata Xiao Yii.

“Aku tidak memberitahumu, karena tak ingin berutang sama kamu, aku takut orang-orang akan bilang aku hanya menginginkan hartamu kalau kita bersama. Ini adalah urusanku, aku tak ingin menggunakan uangmu,” kata Xiao Yii lalu menangis terisak.

“Kenapa kamu berpikir begitu? Kehamilan ektopik? Bagaimana bisa?” timpal si pria semakin emosi, perawat pun masuk dan mendorongnya keluar.

Xiao Yii menangis terisak di kamar pasien, dan si dokter juga tidak tahu bagaimana harus menghiburnya.

Meski dia bermain asmara dengan pria beristeri, dan tidak bermoral. Meski dia berhubungan dengan pria itu bukan karena uang. Mungkin hanya untuk menebus rasa kehilangan yang pernah dialami. Dia tidak ingin teman-temannya mengetahui keberadaan pria itu.

“Sudahlah, jangan menangis lagi, baru selesai operasi, harus banyak istirahat.”

Xiao Yii mengangguk kepalanya, “Bukan demi hal lain, tapi memang aku menyukainya, aku tidak mau menggunakan uangnya.”

Si Dokter hanya bisa menganggukkan kepala.

Ketika keluar dari rumah sakit, perawat itu memberitahu kepadanya bahwa pria itu telah membayar semua biaya rumah sakitnya. Pria itu juga mengatakan akan membantu Xiao Yii melunasi semua hutangnya.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved