Teriak Tolong Sampai Habis Suara tapi Tak Ada yang Peduli, Gadis Ini Hanya Bisa Mengisi Nasibnya
Karena merasa takut karena pelaku hendak mengeluarkan sajam,Sarah pun tak bisa berkutik lagi.
Penulis: Sri Hidayatun | Editor: Hartati
Tidak hanya memotong tangan pelaku, puluhan warga yang terlanjur kesal juga membakar hingga hangus motor Yamaha Vixion warna hitam nopol BG-2039-ZJ yang digunakan para pelaku melakukan aksi.
Pelaku sendiri yakni Irwan Susanto (30) warga Desa Tanjung Tiga Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin. Sementara pelaku lain inisial CA (35) berhasil kabur dan masih dalam pengejaran anggota Polsek Lembak Muaraenim.
Aksi begal terebut terjadi di Jalan Desa antara Tapus dan Alai Kecamatan Lembak Kabupaten Muaraenim.
Hingga berita ini diturunkan, pelaku Irwan yang mengalami tangan kanan putus dan sejumlah luka di bagian mata, kepala dan punggung, tangan kiri dan kaki masih menjalani perawatan di Ruang Rawat Surgikal Bedah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) kota Prabumulih.
Informasi berhasil dihimpun Tribunsumsel.com, peristiwa begal berujung amuk massa itu berawal ketika Hengki bin Jusi (30) warga Desa Gaung Telang Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muaraenim berkendara menggunakan motor Honda Beat putih merah nopol BG 4075 DAA yang berboncengan dengan Hermedi Bin Hasan.
Keduanya hendak pulang setelah dari Desa Modong Kecamatan Sungai Rotan Kabupaten Muaraenim menuju Desa Gaung Telang Kecamatan Gelumbang, sekitar pukul 19.00.
Kemudian saat melintas di Tempat kejadian perkara, sepeda motor yang dikendarai korban tersebut dipepet oleh dua orang pria tidak dikenal dengan mengendarai motor Yamaha Vixion warna hitam. Kedua pelaku lalu meminta dua korban berhenti seraya menodongkan senjata api.
Selanjutnya penumpang motor Vixion terebut diketahui berinisial CA turun menodong senjata api rakitan meminta korban menyerahkan sepeda motor. Lantaran takut, dua korban menyerahkan motor dan langsung dibawa kabur oleh pelaku CA.
Sementara pelaku Irwan Susanto tidak bisa kabur, lantaran motor Vixion yang dikendarainya mogok dan tidak menyala ketika distarter maupun dihidupkan.
Melihat pelaku tidak bisa kabur, korban Hengki dan Harmedi langsung berteriak minta tolong warga. Pelaku yang panik langsung meninggalkan motor dan kabur ke dalam semak belukar, sementara warga yang mendapat cerita Hengki dan Hernedi langsung beramai-ramai melakukan pengejaran.
Warga berhasil menemukan motor beat korban yang dibawa pelaku CA di pinggir jalan Desa Tapus dengan kondisi pecah ban belakang. Warga yang semakin kesal lalu mengepung semak belukar dan meringkus pelaku Irwan Susanto.
Irwan yang membawa senjata tajam hendak menusuk warga ketika diamankan, sehingga warga yang merasa terancam langsung menebas tangan pelaku hingga putus.
Warga yang terlanjur kesal lalu menghajar pelaku beramai-ramai, beruntung anggota Polsek Lembak tiba di lokasi dan mengamankan pelaku dan membawaknya ke Puskesmas Lembak.
Sementara warga tidak berhenti disitu saja, warga yang geram bahkan membakar hangus motor yang digunakan pelaku untuk melakukan aksi pembegalan.
"Aku tu awalnyo merewangi mamang (CA) ambek gaji di Servo tapi dak dapat, terus kami balik di jalan tepikir nak merampok. Aku bawak pisau, mamang bawa senpi, kami jingok di Desa Tapus ado wong bemotor terus kami pepet dan motor diambek mamang," ungkap resedivis sajam yang pernah dihukum 9 bulan penjara itu ketika dibincangi di RSUD Prabumulih, Rabu (29/3/2017).