Miris Kabupaten Ini Cuma Dua ATM, Kalau Rusak dan Gangguan Warga Sulit Lakukan Transaksi
Ia mengaku pernah menunggu antrian hingga dua jam lebih, karena membeludaknya warga yang melakukan transaksi di ATM.
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Farlin Addian
TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA -- Ketersediaan Anjungan Tuna Mandiri (ATM) di Kabupaten Muratara masih terbatas.
Sehingga membuat warga kesulitan melakukan transaksi perbankan.
Bahkan tidak jarang warga mengantri hingga berjam-jam didepan pintu ATM.
Wiryansyah (31), warga Kecamatan Rupit, mengatakan selama ini warga kesulitan mengambil uang tunai di bank karena minimnya keberadaan ATM.
Saat ini hanya ada dua mesin ATM dari dua bank yang beroperasi di wilayah Muratara.
Warga berharap, pihak perbankan segera melakukan penambahan terhadap jumlah mesin ATM di wilayah Muratara.
Sehingga dapat mempermudah warga dalam melakukan transaksi, seperti penarikan tunai, transfer, dan lain sebagainya.
“Sudah empat tahun umur kabupaten kita, tapi cuma punya dua ATM, kadang warga repot karena harus mengantri di ATM, apalagi kadang ada mesin ATM yang eror,” kata Wiryansyah, Rabu (09/08/2017).
Ia mengaku pernah menunggu antrian hingga dua jam lebih, karena membeludaknya warga yang melakukan transaksi di ATM.
“Saya pernah ngantri sampai dua jam lebih, kadang kita emosi juga, sudah nunggu lama-lama, ATM-nya eror atau uangnya habis,” pungkasnya.