Suami Lihat Pria Aneh di CCTV, Sang Istri Ngaku dirampok dan Diperkosa, Setelah Diperiksa ternyata
Dalam laporan yang dibuat, pria itu mengklaim uang simpanannya sebesar Rp 175 juta telah hilang. Dan istrinya telah diperkosa oleh tersangka.
Penulis: Kharisma Tri Saputra | Editor: Kharisma Tri Saputra
TRIBUNSUMSEL.COM, SHANDONG - Gara-gara menipu suami dan polisi, seorang wanita dipenjara selama 10 hari.
Karena kesalahan memalsukan keterangan, lapor China Press dari thereporter.
Dalam kejadian jam 8.30 pagi, 13 Mei lalu.
Polisi menerima laporan dari seorang pria yang melaporkan rumahnya telah dimasuki perampok.
Dalam laporan yang dibuat, pria itu mengklaim uang simpanannya sebesar 90.000 yuan (sekitar Rp 175 juta) telah hilang.
Dan istrinya telah diperkosa oleh tersangka.
Bertindak di atas laporan itu, tim besar polisi dikerahkan ke tempat kejadian untuk melakukan penyelidikan.
Namun, setelah diselidiki, polisi mulai merasa aneh dan ada sesuatu yang tidak wajar.
"Pertama, insiden dilaporkan terjadi sekitar jam 5 pagi."
"Dimana sudah banyak pejalan kaki di sekitar area ini.
"Dan setelah kami memeriksa rekaman video kamera sirkuit tertutup (CCTV), kami berhasil mendeteksi tersangka."
"Namun tersangka tidak memegang atau membawa bungkusan."
"90.000 yuan itu adalah jumlah yang banyak."
"Dan tidak mungkin ia tidak dapat dibawa tanpa terdeteksi pada tubuh tersangka," kata juru bicara polisi.
Pihak polisi kemudian mengambil keputusan untuk menginterogasi pasangan itu secara terpisah.
Setelah diselidiki, wanita berusia 27 tahun itu akhirnya mengaku.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/selingkuh-ketahuan_20170610_074118.jpg)