Narik Penumpang di Cikarang, Tiba-tiba Driver Ini Dapat Sambutan Tidak Terduga Bikin Netizen Berang
Video berdurasi 17 detik yang dibagikan di gruop komunitas Driver Gojek itu sontak mendapat reaksi beragam dari netizen.
TRIBUNSUMSEL.COM - Keberadaan ojek online sejak lama memang menjadi perdebatan dan tidak jarang terjadi persinggungan dengan ojek pangkalan yang kalah bersaing.
Sejumlah insiden baku hantam pun tidak bisa dihindari bahkan kerap berakhir dengan aksi lebih besar dan brutal karena selisih paham.
Ojek pangkalan merasa tersaingi dengan keberadaan ojek online sehingga omset mereka menurun karena kalah persaingan dan perbedaan tarif.
Akibatnya ojek pangkalan kerap menyalahkan ojek online yang “menyerobot” lapak mereka.
Aksi adu jotos ojek pangkalan vs ojek online ini terjadi di Cikarang.
Sebuah video memperlihatkan seorang driver Gojek dihakimi sejumlah tukang ojek pangkalan.
Driver Gojek itu sendirian saat sejumlah tukang ojek pangkalan menghampiri dan merusak motor serta helmnya dan memukulinya.
Video berdurasi 17 detik yang dibagikan di gruop komunitas Driver Gojek itu sontak mendapat reaksi beragam dari netizen.
Umumnya mereka marah dan ingin menghakimi balik sejumlah tukang ojek pangkalan yang melakukan penganiayaan itu karena hanya berani main hakim sendiri dan berani di kandang.
Sejumlah netizen lainnya yang juga driver Gojek kompak menyerukan agar menghijaukan Cikarang sebagai aksi balas dendam agar tukang ojek pangkalan tidak lagi semena-mena dengan driver gojek dan main hakim sendiri.
Sudah terlalu lama driver Gojek kucing-kucingan mencari penumpang selama ini.
Driver Gojek ini pun kerap menyamarkan identitas dengan menggunakan jaket di luar dan menutupi jaket hijau mereka agar aman mencari penumpang karena Cikarang terkenal sebagai wilayah bebas ojek online.
Driver Gojek lainnya juga protes membela rekannya mengapa dijadikan korban penghakiman karena apa yang salah.
Sama-sama mencari makan dan uang halal hanya saja ojek pangkalan tidak siap bersaing sehingga beraninya di kandang sendiri dan main hakim.
Meski banyak reaksi geram dan ingin membalas aksi tukang ojek pangkalan namun ada pula netizen yang menganggapinya tetap dengan kepala dingin dan minta agar sesama tukang ojek bersatu lebih baik daripada justru ado jotos.
"Cikrang mang rawan bang.ojek online g blh operasi dstu,"komentar Muhammad Priyanto.
"Kita bukan nyolong.. bukan maling bukan rampok apkh pantas digituin,,," komentar Ari Sukoco.
"Wah parah tuh orang , klw bsa mah slm satu aspal bersatu buat cari orang yg udh bikin temen kita jdi kya gini," komentar Syafinascabiollamirzanie .
"Parah sama2 cari mkn mlh bulan puasa astagfirlohalazim," komentar Perhatikan Yeni.
Pesanan Dibatalkan, Driver Gojek Ini Sukses ''Kerjai'' Pelanggan
TRIBUNSUMSEL.COM-Pengalaman menjadi driver Gojek begitu sangat menarik.
Setiap pengalaman yang mereka ceritakan selalu ada sisi unik disana.
Makanya gak jarang banyak berita terkait Gojek dan ojek online lainnya menjadi cepat tersebar dan viral.
Kali ini seorang driver gojek tiba-tiba mendapat cancel order dari pelanggan.
Kisah ini diceritakan oleh akun Facebook bernama Chepy Sulaiman di grup Koran GoJek keluhan Driver dan Customer II.
Chepy mengguhan screenshoot percakapan yang isinya soal pembatalan order oleh konsumsen dengan alasan kelamaan nunggu.
Uniknya saat ditawari layanan gratis sampai gratis.
Si konsumen tanpa pikir panjang langsung menerima tawaran tersebut.
Namun, si driver gojek memberikan balasan 'gokil' kepada konsumen tersebut.
Berikut percakapan selengkapnya:
Penumpang: Mas kok lama banget
Gojek: Iya pak maaf macet di puteran balik soalnya...bentar lagi pak gak sampe 5 menit kok
Penumpang: Gua cancel! Kelamaan

Gojek: Yah pak ko di cancel saya ud mau sampe..
emang jalanan macet salah saya pak
saya udah bea-belain muter balik jauh pak..tega amat..
Penumpang:I dont care!!!
Gojek: Gini aja deh pak sebagai kompensasi permintaan maaf saya...bapak saya anter sampe tujuan gratis..gmn...?
Penumpang: Boleh rtuhm ok saya depan pizza express
Gojek: Tapi dorong.. Hahahah..gila lu ndro..naek odong-odong aja bayar..susah aja blagu lu

Selalu ada hal menyenangkan dan menyedihkan dalam berbagai pekerjaan ya guys.
Pesanan Dibatalkan Customer, Driver Gojek Ini Mulanya Kesal, Usai Tahu Alasannya, Jadi Simpati
Pengalaman menjadi driver Gojek begitu sangat menarik.
Setiap pengalaman yang mereka ceritakan selalu ada sisi unik disana.
Makanya gak jarang banyak berita terkait Gojek dan ojek online lainnya menjadi cepat tersebar dan viral.
Yang terakhir adalah kabar meninggalnya driver Gojek karena tabrak lari pada 4 Januari kemarin.
Bahkan jenazahnya nampak dibaringkan bersama dengan helm hijau kebanggan Gojek.
Kali ini kasusnya berbeda dan agak beruntung, bukan menimpa sang driver Gojek.
Seorang driver gojek tiba-tiba mendapat cancel order dari pelanggan pada pagi hari.

Ilustrasi driver Gojek / Tribun Medan
Kisah ini diceritakan oleh akun Facebook bernama Boby Zamora di grup GoJek keluhan Driver dan Customer (Surabaya).
Boby memberikan penjelasan keterangan dalam gamabrnya seperti ini:
"Hadeh isuk olh dicancel ngnh iki cb opo gk nelongso"
Artinya: Hadeh pagi-pagi dapat cancel seperti ini, coba apa tidak nelangsa.
Berikut ini percakapan lengkapnya.
Gojek: "Hadeh kenapa dicancel mbak"
Penumpang: "Disuruh ibu mas..Tadi bapak sama ibuk berantem jadi saya suruh pesen gojek buat berangkat sekolah"
Penumpang: "Maaf ya mas."
Gojek: "Oh ala jadi gt ta non?"
Penumpang: "Iyh mas."
Gojek: "Trs gk skolah?"
Penumpang: "Engga mas..Dikunciin dikmr"
Dia juga mengungggah percakapan itu dalam bentuk gambar.

Percakapan Gojek dan pelanggan yang cancel order / Facebook Boby Zamora
Melihat postingan ini beberapa netizen menjadi merasa ikut bersedih.
"Bisa COD gan yg terkunci di kamar.... Kasian kekna belon makan siang tuh.... Wkwkwkwk," kata Yunov Whitwicky Wijaya.
"Diparani ae omahe..warah disuruh guru e jemput," kata Rista Vermansyah.
Selalu ada hal menyenangkan dan menyedihkan dalam berbagai pekerjaan ya guys.
Driver Gojek ini Dimakamkan Bersama Helm Hijau Andalannya
Laporan Wartawan TribunStyle.com, Bobby Wiratama
TRIBUNSTYLE.COM - Di setiap perjumpaan pasti akan ada perpisahan di akhirnya.
Begitu juga dengan yang namanya kehidupan.
Menjejakkan kaki di indahnya bumi ini sendiri hanyalah kesempatan sesaat.
Kepergian seseorang dari dunia ini tidak bisa diprediksi, dan kadang bisa terjadi kapan saja dan di mana saja.
Di tiap kepergian inilah, rasa sedih dan haru yang menyayat pasti menyelimuti keluarga besar yang ditinggal.
Kepedihan dan kesedihan karena kehilangan sanak saudara atau kerabat pun juga menghinggapi keluarga driver ojek online yang satu ini.
Menyakitkannya lagi, kepergian sang driver ojek online dari kehidupan ini terjadi melalui peristiwa yang begitu malang dan tragis.Pria yang mengalami nasib malang ini bernama Handy Tjandra Sasmita, yang tinggal di daerah Tangerang.
Untuk menafkahi biaya hidup keseharian keluarganya, Handy begitu mengandalkan profesinya sebagai driver ojek online GoJek.
Namun kewajibannya dalam menafkahi keluarga lewat GoJek ini menemui akhirnya pada tanggal 22 Desember lalu.
Di hari itulah, Handy menjalani saat-saat terakhirnya mencari nafkah sebagai ojek online.
Melansir dari Tribun Bogor, Kejadian malang bagi handy terjadi pada pukul 20.29 WIB di depan lampu merah Mall Alam Sutera.
Handy yang sedang mengantarkan sebuah pesanan makanan ini tiba-tiba ditabrak oleh seorang pengendara mobil tak bertanggung jawab.
Setelah menabrak, pengendara mobil ini dengan kejinya kabur meninggalkan Handy yang terkulai lema di dinginnya aspal jalanan.
Mobil putih tersebut sempat terekam CCTV, namun tak terlihat plat kendaraannya.
Berdasarkan CCTV itu pula, terlihat bahwa sang pengendara mobil tersebut masuk dari arah Serpong Bundaran Alam Sutera kemudian berbelok ke Pasar Delapan dan IKEA kemudian masuk Tol Jakarta.
Dua hari setelah kejadian tersebut Handy mengalami kondisi kritis dan harus menjalani perawatan di ICU RSUD Kota Tangerang.
Pada akhirnya, takdir berkata lain.
Di tanggal 4 Januari kemarin, Handy akhirnya meninggal dunia.
Harapan untuk terus menafkahi istri dan dua orang anaknya yang masih kecil pun tertutup sudah.
Ironisnya, sampai berita ini diturunkan, pelaku tersebut belum ditemukan.
Handy sendiri sudah dimakamkan dengan iringan driver Gojek lainnya yang selalu berikan rasa solidaritas tinggi.
Menanggapi hal ini, para pengemudi ojek online tersebut pun tetap bahu-membahu untuk menemukan si pelaku guna menegakkan keadilan dan kedamaian bagi mendiang Handy dan keluarganya.