Dua Hari Lalu Lintas Lumpuh Total, Macet Hingga 7 KM, Ini yang Dilakukan Oleh Pengendara

Satu diantara sopir ketika dibincangi di lokasi macet total mengatakan, dirinya terjebak macet sejak Selasa malam hingga sore Rabu.

Penulis: Edison | Editor: Hartati

Puat mengatakan, akibat kemacetan tersebut pihaknya selaku sopir mengalami kerugian, dimana sehari-hari biasanya menarik hingga beberapa kali namun harus terjebak macet sampai waktu belum ditentukan.

"Pasti rugilah kami karena biasanya bisa narik lebih dari dua kali seharinya menjadi tidak bisa apa-apa, jangankan mau balik bawa uang ke rumah untuk di jalan saya tidak cukup karena harus beli minyak, makan dan biaya lain," bebernya berharap pemerintah segera memberikan solusi agar arus lancar.

Terpisah Kapolres Prabumulih, AKBP Andes Purwanti SE MM melalui Kabag Ops, Kompol Andi Supriadi SH SIK MH mengatakan, pihaknya sejak dua hari terakhir telah menerjunkan anggota satlantas dan polsek untuk mengurai kemacetan.

"Petugas kami sudah sejak kemarin standby mengurai kemacetan, namun karena tingginya intensitas angkutan dan kondisi telah terkunci membuat petugas sedikit kesulitan," katanya.

Kabag Ops mengatakan, pihaknya menyesalkan pihak Balai Besar perbaikan jalan Provinsi Sumsel tidak ada koordinasi dengan polres Prabumulih dalam melakukan perbaikan, sehingga tidak bisa memberikan langkah antisipasi mengatasi kemacetan.

"Balai besar perbaikan jalan tidak ada koordinasi dengan polres Prabumulih, setelah jalan dikerok stu jalur hingga dasar malah ditinggal begitu saja, karena satu jalur lalu truk angkutan-angkutan itu berebut melintas di jalan yang telah rusak itu hingga jalan lumpuh," ungkapnya.

Terpisah, Kapala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Pemkot Prabumulih, M Sufi ST mengatakan, proyek perbaikan jalan dilakukan oleh balai besar.

"Mereka koordinasi ke kami sebelum memulai kerja, memang telah melakukan pengerukan sejak dua minggu lalu namun karena masuk puasa pekerja istirahat, bukan lari. Kami sudah menghubungi pihak kontraktor agar secepatnya diperbaiki," ungkapnya seraya mengatakan pihaknya telah meninjau langsung lokasi penyebab kemacetan.

Sayangnya, hingga berita ini diturunkan belum ada pihak berwenang dari Balai Besar perbaikan jalan maupun dari kontraktor yang bisa dikonfirmasi terkait pengerjaan proyek yang ditinggal menyebabkan jalan lumpuh total tersebut.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved