Kapolda Sumsel Datang ke Lokasi Aksi Mayday, Massa Malah Minta Ini

Ada pula massa yang mengajak orang nomor satu di Polda Sumsel ini juga mengajaknya untuk berselfie Ria.

Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Hartati
Tribunsumsel.com/M Ardiansyah
Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryoto ketika diajak foto bareng bersama massa yang menggelar aksi mayday di halaman Gedung DPRD Sumsel, Senin (1/2017). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Aksi memperingati Hari Buruh Internasional yang dilaksanakan Monpera dan gedung DPRD Sumsel di Jalan Pom IX Palembang dijaga ketat anggota kepolisian.

Sampai-sampai, Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryoto dan Kapolresta Palembang Kombes Pol Wahyu Bintono Haribawono mendatang ke lokasi untuk memberikan himbauan.

Tak hanya datang untuk memberikan himbauan, akan tetapi jenderal bintang dua ini juga memberikan nasi tumpeng sebagai bentuk ucapan selamat hari buruh.

"Kalau ulang tahun, wajarlah dikasih tumpeng," kata Agung ketika usai mendatangi lokasi aksi, Senin (1/5/2017).

Ada pula hal yang juga berbeda ketika jenderal bintang dua ini baru saja turun dari mobil, para buruh yang sedang menggelar aksi di halaman Gedung DPRD Sumsel ini langsung meminta untuk foto bareng.

Tak hanya Kapolda, Kapolresta Palembang Kombes Pol Wahyu Bintono Aribawono juga jadi incaran massa yang ingin mengajak foto bersama.

Agung yang diminta untuk diajak berfoto bersama, langsung memenuhi permintaan buruh.

Ada pula massa yang mengajak orang nomor satu di Polda Sumsel ini juga mengajaknya untuk berselfie Ria.

Barulah, Kapolda memberikan tumpeng sebagai ucapan selamat hari buruh kepada perwakilan massa yang menggelar aksi.

Irjen Agung menuturkan, sesuai dengan amanat undang-undang setiap warga negara Indonesia berhak memberikan aspirasi mereka kepada pemerintah.

Termasuk soal upah dan kebijakan penetapan upah minimum provinsi (UMP).

"Kalau disampaikan dengan santun dan tertib, tidak masalah selama aspirasi dilakukan dengan damai sah-sah saja. Pasti aspirasi buruh di kaji pemerintah sesuai dengan aturan" ujarnya.

Untuk pengawalan aksi buruh ini, Polda Sumsel menurunkan sebanyak 3.372 personil.

Tujuannya agar peringatan May Day di Sumsel bisaa berlangsung dengan aman dan damai.

"Aksi may day yang dilaksanakan ini tidak ada masalah, mereka juga menyampaikan aspirasi secara tertib," kata Agung.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved