Pengurus Badan Wakaf Indonesia Perwakilan Sumsel Dilantik, Ini Pesan BWI Nasional

Ia melanjutkan yang ketiga yakni melakukan jejaring atau net working dengan pejabat legislatif, yudikatif dan lain sebagainya.

Penulis: Weni Wahyuny | Editor: Hartati
tribunsumsel.com/Weni Wahyuny
Wakil Kepala Badan Wakaf Indonesia (BWI) Prof Dr Syibli Syarjaya melantik langsung Pengurus BWI Perwakilan Kabupaten/Kota se Provinsi Sumsel masa bakti 2017-2020 di Griya Agung Palembang, Senin (10/3/2017). 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Weni Wahyuny

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Wakil Kepala Badan Wakaf Indonesia (BWI) Prof Dr Syibli Syarjaya melantik langsung Pengurus BWI Perwakilan Kabupaten/Kota se Provinsi Sumsel masa bakti 2017-2020 di Griya Agung Palembang, Senin (10/3/2017).

Pelantikan dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Sumatera Selatan H Ishak Mekki.

Dalam kata sambutannya, Syibli mengatakan dari 34 provinsi, tinggal satu lagi yang belum dilantik yakni Kalimantan Utara, sementara untuk seluruh provinsi di Sumsel sudah terbentuk BWI Pengurus Kabupaten/Kota.

"Khusus kepada yang baru dilantik, selamat dan kedua saya mohon bapak bisa mewakafkan waktu bapak untuk kegiatan organisasi, kalau tidak maka organisasi ini jalan ditempat," katanya.

Ia pula berharap sebagai pengurus agar organisasi BWI berjalan dengan baik dengan kunci pertama harus memiliki visi ke depan untuk memajukan perwakafan di Indonesia.

Menurutnya BWI merupakan organisasi independen untuk mengembangkan dan memajukan perwakafan di Indonesia.

Yang kedua, lanjut Syibli bagaimana masyarakat bisa percaya selaku pengurus BWI kabupaten/ kota karena kalau ada kepercayaan, maka orang akan mudah mewakafkan, orang dengan mudah menyerahkan wakafnya.

"Karena tugas dari BWI bukan dia mengelolah tanah wakaf, tapi membina Nazhir atau penerima wakaf. Tugas kita melakukan pembinaan, pembelajaran sehingga didapatkan sertifikasi bagi nazhir," ungkapnya.

Ia melanjutkan yang ketiga yakni melakukan jejaring atau net working dengan pejabat legislatif, yudikatif dan lain sebagainya.

"Kemudian banyak berinteraksi dengan masyarakat, legislatif dan semua komponen. Di dalamnya, bapak harus eksis," ucapnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved