Penculikan Siswi SMK
Keluarga Merasa Tak Memiliki Musuh
Saling saut antar anggota keluarga di ruang tamu terjadi, ketika Nanda menceritakan penculikan yang dialaminya.
TRIBUNSUMSEL.COM-Kondisi Rasya Ananda (16) yang sempat menjadi korban penculikan dilakukan lima orang pelaku menggunakan mobil Luxio warga Silver di depan sekolahnya di SMK Negeri 7 Palembang, masih mengalami trauma dan takut keluar sendirian dari rumah.
Tribunsumsel mencoba untuk mencari tahu lebih dalam mengenai penculikan yang dialami Nanda (panggilan akrabnya, red) seusai mengikuti kegiatan di sekolah.
Selama ini pihak keluarga merasa tidak ada musuh termasuk juga Nanda. Namun, mereka masih menebak-nebak siapa yang ingin melakukan penculikan terhadap anak kedua dari dua bersaudara ini usai pulang dari mengikuti kegiatan sekolah.
Saling saut antar anggota keluarga di ruang tamu terjadi, ketika Nanda menceritakan penculikan yang dialaminya.
Ada yang mengatakan bila pelaku ini orang-orang tidak baik, termasuk dua perempuan yang ikut melakukan penculikan.
"Kami mendapat telepon dari Nanda sekitar pukul 17.00 kurang. Dia meminta jemput di kawasan IP karena berhasil lolos setelah lima orang menculiknya di depan sekolah," ujar Alex yang didampingi Teguh (48) yang merupakan bapak Nanda, Jumat (17/3/2017) malam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/keluarga-nanda-yang-berkumpul-di-ruang-tamu-ketika-tribu_20170318_072303.jpg)