Penipu Pakai Modus Arahkan Korban ke ATM Ditangkap Polisi
Dari pemeriksaan dan koordinasi, tersangka ini juga pernah masuk penjara selama delapan bulan lantaran kasus yang sama.
Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Hartati
Setidaknya, dalam sehari tiga orang yang ditelepon dan diarahkan untuk ke ATM agar menstranfer sejumlah uang.
Akan tetapi, tidak semua calon korbannya berhasil di tipu lantaran sadar ketika akan diarahkan untuk mengikuti instruksi yang disampaikannya.
"Saya belajar ini selama tiga bulan sama teman di Jakarta. Jadi, kami kembali ke tempat asal masing-masing, nanti teman lain yang mengarahkan uang hasil penipuan," pungkasnya.
Kapolsek Sukarami Kompol Ahmad Akbar didampingi Kanit Reskrim Iptu Marwan menuturkan, tersangka ditangkap setelah dilakukan penyelidikan dan adanya laporan korban yang tertipu dengan modus hendaka merental mobil.
Setelah dilakukan penyelidikan dan dilakukan pelacakan ternyata tersangka ini berada di Pare-pare Sulsel.
"Tersangka ini merupakan komplotan spesialis penipuan menggunakan ponsel untuk mengarahkan korbannya mentransfer sejumlah uang. Mereka ini tersebar dan indukanya ada di Jakarta dan uang yang ditransfer korbannya diambil pelaku lain yang ada di Jakarta," jelasnya.
Dari pemeriksaan dan koordinasi, tersangka ini juga pernah masuk penjara selama delapan bulan lantaran kasus yang sama.
Penipuan dengan mengarahkan korbannya ke ATM ini, sudah terorganisasi lantaran ada beberapa jaringan yang saling berkoordinasi ketika mereka beraksi.
"Ketika kami lakukan pengembangan, ternyata semua pelaku yang masuk dalam jaringannya ilang kontak. Tidak dapat dihubungi lagi, termasuk rekening yang digunakan untuk menarik uang korbannnya juga sudah ditutup," pungkasnya.