Citizen Jurnalism

Pernyataan Sikap BEM Unsri Menolak Kenaikan Biaya Kendaraan dan Tarif Listrik

Apa kabar Indonesia hari ini? Kabarnya tahun baru di Indonesia dibanjiri oleh hadiah-hadiah luar biasa dari pemerintah untuk rakyatnya.

Pernyataan Sikap BEM Unsri Menolak Kenaikan Biaya Kendaraan dan Tarif Listrik
SRIWIJAYA POST/BERI SUPRIYADI
Sejumlah mahasiswa Unsri yang tergabung ke dalam organisasi BEM KM Unsri menggelar aksi di tugu Timbangan Km 32 Inderalaya, dalam aksi tersebut mereka menuntut agar pemerintah mengatasi permasalahan kabut asap yang setiap tahun terjadi di Kabupaten Ogan Ilir. 

Yakni 1 Januari 2017 menjadi Rp.791/kWh,  Kenaikan berikutnya adalah 1 maret 2017 menjadi Rp.1.034/kWh, dan 1 mei 2017 menjadi Rp.1.352/kWh. Terakhir, pada 1 Juli 2017 menjadi Rp.1467,28/kWh.

Kenaikan tarif sebesar *242,5%* akan membuat rakyat kecil semakin menjerit.

Kemana kebijakan-kebijakan yang pro terhadap rakyat kecil? Apakah pemerintah telah kehilangan cara untuk mengatasi permasalahan ekonomi bangsa selain dengan membebankannya pada rakyat?

Untuk itu kami sebagai rakyat Indonesia menuntut dan mendesak pemerintah untuk :

*1. Menolak dengan tegas PP nomor 60 tahun 2016 yang berisi daftar kenaikan biaya kendaraan bermotor hingga 3x lipat yang dinilai menyengsarakan rakyat Indonesia*

*2. Menolak dengan tegas kenaikan biaya tarif listrik yang mencapai 242,5% karena akan menyengsarakan rakyat*

*3. Mendesak Presiden Jokowi mencabut PP nomor 60 tahun 2016 dan membatalkan kenaikan tarif listrik untuk rakyat kecil dengan pelanggan berdaya 900 VA*

*TUNDUK TERTINDAS ATAU BANGKIT MELAWAN*

*LAWAN*

*LAWAN*

Halaman
123
Editor: Muhamad Edward
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved