Menpan Minta BPOM Tak Hanya Mengawasi Tetapi Juga Menentukan Produk yang Layak bagi Masyarakat
Tidak hanya sekedar bertugas dalam mendeteksi, mencegah, dan melindungi keselamatan konsumen pengguna produk obat dan makanan.
Laporan Wartawan TribunSumsel.com, Mochamad Krisnariansyah.
TRIBUNSUMSEL.COM,PALEMBANG--Tidak hanya sekedar bertugas dalam mendeteksi, mencegah, dan melindungi keselamatan konsumen pengguna produk obat dan makanan.
Badan pemeriksaan obat dan makanan (BPOM) diharapkan bisa mengawasi sekaligus menentukan produk makanan dan obat yang layak dan boleh dikonsumsi Masyarakat.
Seperti yang disampaikan Menteri Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI, Asman Abnur SE MSI dalam rapat evaluasi nasional BPOM di ballrom hotel novotel, Kamis (8/12/2016).
Menurutnya, dengan kemajuan teknologi di bidang farmasi, alat kesehatan, hingga makanan. Setiap industri diharapakan dapat memproduksi dengan skala besar.

Menpan RI Asman Abnur/Mochamad Krisnariansyah
"Contohnya Negara Singapura, disana penentuan standar konsumsi makanan ditentukan oleh negara lewat badan khusus. Ini membuat tingkat daya hidup lebih baik, sehingga masa pensiun mereka jauh lebih lama," ungkapnya.
Langkah inilah yang dingingkan, Asman Abnur kepada pihak BPOM di Indonesia. Dengan mulai membuat sebuah rumusan standar layak yang mencakup pengawasan mulai dari obat, alat kesehatan, dan makanan.
" Tugas pokok BPOM untuk mewujudkan hal ini. Akan menjadi semangat yang luar biasa bila pengawasan bisa diterapkan," terangnya.
Asman Abnur menambahkan, agar hal itu bisa diwujudkan, harus ada kerjasama dari seluruh strukur BPOM. Seperti, koordinasi dari berbagai pihak sesuai perintah presiden.
"Penting setiap pegawai pelayanan publim termasuk BPOM wajib memiliki jiwa hospitality dan ramah dalam membantu masyarakat,"pungkasnya.