13 Tahun Mengabdi, Indriani Berharap Cepat Diangkat PNS

Pasalnya, permasalahan kesejateraan guru baik dari segi gaji yang pas-pas hingga status yang masih honorer menjadi permasalah sekarang.

Editor: Hartati
TRIBUNSUMSEL.COM/MOCHAMAD KRISNARIANSYAH
Indriani guru honorer yang mengajar bahasa Inggris di SD Negeri 4 Palembang yang berada di Jalan Bukit Besar, Jumat (25/11/2016). 

Laporan Wartawan TribunSumsel.Com,Mochamad Krisnariansyah.

TRIBUNSUMSEL.COM,PALEMBANG -- Bagi sekalangan guru peringatan hari guru nasional (HGN) masih belum sepenuhnya membahagiakan.

Pasalnya, permasalahan kesejateraan guru baik dari segi gaji yang pas-pas hingga status yang masih honorer menjadi permasalah sekarang.

Seperti yang diraskan oleh Indriani, seorang guru berstatus honorer yang mengajar di lingkungan SD N 4 Palembang bukit besar.

Pengalaman mengajar selama 13 tahun sebagai guru bahasa Inggris dengan mengaji yang minim tidak membuatnya lelah untuk mengajar.

" Ini sudah tugas dan pilihan saya, mengabdi untuk memajukan anak bangsa. Sehingga apapun kekurangan yang ada sekarang saya jalani saja,"ungkapnya saat bercerita kepada TribunSumsel.Com, Jumat (25/11/2016).

Banyak cerita dan kisah yang ia jalani sebagai seorang guru honorer, dimana mulai dari harus menempuh jarak jauh untuk kesekolah.

Hal ini dikarenakan jarak tempat tinggal yang berada di kawasan Talang Keramat Banyuasin mengharuskannya menempuh waktu 2 jam tiap harinya.

" Rutinitas ya seperti itu, bangun pagi jam 7 harus siap pergi kesekolah. Syukur tiap hari bisa bareng pergi bersama suami sehingga tidak selalu kesulitan," ujarnya.

Lebih jauh ia menambahkan, selama ini dirinya sudah mencoba beragam kesempatan untuk bisa diangkat menjadi PNS.

Salah satunya dengan ikut ujian K2 hingga penerimaan CPNS di beberapa kabupaten/kota diSumsel, namun hasilnya belum meloloskan dirinya.

" Meski tidak lolos, ya saya tetap bertahan. Mungkin ini sudah jadi pilihan Berharap bahwa isu akan penangakatan K2 yang tidak lolos bisa benar terjadi," jawabnya.

Oleh karena itu, dirinya meminta kepada pemerintah khususnya dalam peringatan HGN tahun ini, dapat memberikan kesempatan besar bagi guru seperti dirinya untuk diangkat.

Terutama bagi kalangan guru senasib sepanggungan yang memiliki waktu bertugas guru yang jauh lebih lama dibandingkan dirinya.

" Mudah mudahan suara kami untuk diangkat jadi PNS bisa terwujud. Mengingat dengan apa yang didapatkan sekarang belum sepenuhnya mensejahterahkan kami, meskipun kami bekerja dengan pengabdian yang ikhlas untuk kecerdasan anak bangsa," pungkasnya

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved