Ibu Anak Tewas Mengenaskan
Ini Komentar Polres Prabumulih Soal Isu Rini Bunuh Anaknya Sebelum Bunuh Diri
Lebih lanjut Rendra menuturkan, untuk dua korban sendiri setelah dilakukan otopsi langsung diserahkan ke pihak keluarga untuk dilakukan pemakaman.
Penulis: Edison | Editor: Kharisma Tri Saputra
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari
TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Desas desus jika hasil otopsi menyatakan Rini Fitria (33) murni tewas gantung diri setelah lebih dulu membunuh anaknya di kediamannya di Jalan Gajah Mada Kelurahan Pasar II Kecamatan Prabumulih Utara, dibantah Kapolres Prabumulih, AKBP Andes Purwanti SE Kasat Reskrim Polres Prabumulih, Iptu Rendra Aditya Dhani.
Menurut Kasat Reskrim, untuk hasil otopsi sendiri hingga saat ini belum keluar atau belum turun ke pihaknya sehingga kepastian kematian korban belum dapat dijelaskan.
"Memang otopsi sudah dilakukan namun hasil belum ada, kita sementara ini no comment terkait persoalan itu," tegasnya.
Perwira Akpol ini mengatakan, pihaknya selain masih menunggu hasil otopsi dari rumah sakit bhayangkara, juga terus melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.
"Kita sudah mintai keterangan anak dan suami korban, dari hasil pemeriksaan tidak ada keributan sebelum korban ditemukan meninggal dunia," katanya.
Lebih lanjut Rendra menuturkan, untuk dua korban sendiri setelah dilakukan otopsi langsung diserahkan ke pihak keluarga untuk dilakukan pemakaman.
"Jenazah sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan," bebernya.
Seperti diketahui, masyarakat Jalan Gajah Mada nomor 08 RT. 04 RW 02 Kelurahan Pasar II Kecamatan Prabumulih Utara Kota Prabumulih, Senin (31/10/2016) sekitar pukul 08.30 mendadak gempar.
Pasalnya, seorang anak dan ibu tewas mengenaskan di dalam kamar mandi rumah dan di dapur.
Sang anak yang masih duduk dibangku kelas 2 SD berusia tujuh tahun berinisial VI (Revina Cahyati Korean) tewas mengenaskan tenggelam di dalam drum ukuran setengah atau drum telah dipotong.
VI tewas dengan posisi bagian muka hingga pinggang tercelup di air drum, sementara kaki menjuntai keluar.
Sedangkan sang ibu bernama Rini Fitria (33) tewas tergantung di tali tambang yang terikat di plafon dapur rumah dengan lap meja merah bergaris sebagai pengikat antar tali ambang.
Saat tergantung Rini menggenakan baju daster warna merah bercorak bunga dan tanpa menjulurkan lidah seperti korban bunuh diri biasanya.
Peristiwa menghebohkan itu pertama diketahui masyarakat sekitar rumah setelah sang suami yakni Davis Korean (49) menjerit meminta tolong.
Selanjutnya oleh warga dan pihak kepolisian, jenazah dua anak ibu dibawa ke kamar mayar RSUD Prabumulih setelah sebelumnya dilakukan identifikasi.
Jenazah kemudian dibawa ke RS bhayangkara guna dilakukan otopsi.
(eds)