Menteri ESDM Bilang PALI Berpeluang Punya Kilang Mini
-Tidak menutup kemungkinan Daerah Otonomi Baru (DOB), Kabupaten PALI akan mempunyai kilang minyak mini (kecil).
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Ari Wibowo
TRIBUNSUMSEL.COM,PALI-Tidak menutup kemungkinan Daerah Otonomi Baru (DOB), Kabupaten PALI akan mempunyai kilang minyak mini (kecil). Hal itu diungkapkan oleh menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said, usai mengunjungi sumur minyak di Talang Akar yang dahulu pada tahun 1918 produksi minyak terbesar di Asia Pasifik.
Pantau Tribun, General Manejer (GM) Pertamai Asset II, Ekariza memaparkan tentang produksi minyak di wilayah PALI dihadapan menteri ESDM, Gubernur Sumsel, Bupati PALI dan perwakilan Satuan Kerja Khusus (SKK) Minyak dan Gas(Migas) Sumatera Bagian Selatan(Sumbagsel).
Saat Melihat stasiun Pamping (pompa minyak) stasiun 75 dan Stasiun Pengumpulan Utama (SPU) 10 di Desa Talang Akar Kecamatan Talang Ubi. Sambil melihat Pamping.
Menteri ESDM Sudirman Said mengatakan Kabupaten PALI mempunyai potensi energi (Migas) dan tidak menutup kemungkinan Kabupaten PALI akan dibangun kilang minyak mini (kecil) dan mengoptimalkan sumur tua di Kabupaten PALI.
"Kilang mini (PALI), secara jumlah mempunyai potensi, tadi saya dengar 2800 perbarel produksi per hari, tapi kita memperhatikan kilang Plaju, kita lihat keseluruhan bukan melihat di sini saja(PALI), tapi kalau di Plaju tidak dapat pasokan (Migas), kita cari alternatif untuk suplai di Plaju, tapi kalau di dikelola disini maka di Pljau tidak dapat pasokan, tapi sangat memungkinkan(kilang mini) PALI," jelas Sudirman.
Ditambahkan, Gubernur Sumsel Ir Alex Noerdin, mengatakan pihaknya sudah mengusulkan ke kementerian ESDM untuk membuka kilang di Sumsel khususnya di Kabupaten PALI.
"Kilang di Sungai Gerong Plaju, itu peninggalan zaman belando, tadi kita usulkan untuk bangun di TAA (Tanjung Api-api) dan disini (PALI) buka kilang mini, dan beliau (menteri ESDM) tersenyum dan artinya setuju," ungkap Alex.