Breaking News:

PILKADA SERENTAK

Tuntut Penundaan Penetapan Paslon, Massa Berdemo di Depan Kantor KPU Ogan Ilir

Kemudian, kami meminta kepada KPUD OI untuk melakukan diskualifikasi terhadap paslon urut dua yang terang-terangan melakukan money politik di pagi.

SRIPOKU.COM/BERI SUPRIYADI
Tuntut penundaan penetapan paslon terpilih, ratusan massa menggelar aksi unjuk rasa di depan pintu masuk menuju kantor KPUD OI Jalintim Km 34 Inderalaya-Kayuagung. 

TRIBUNSUMSEL.COM, INDERALAYA -- Berdasarkan tahapan pelaksanaan Pemilukada Kabupaten Ogan Ilir. Hari ini, Senin (21/12) Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Ogan Ilir (OI), menjadwalkan penetapan pasang calon (paslon) terpilih pada Pemilukada serentak 2015 Kabupaten OI yakni paslon urut 2 AW Noviadi-Ilyas Panji Alam.

Namun, disela-sela akan dilaksanakannya rapat pleno penetapan paslon, diwarnai aksi unjuk rasa dari ratusan massa yang menuntut penundaan penetapan paslon tersebut. Yapruddin Zakaria SH selaku koordinator lapangan mengungkapkan, pertama pihaknya mengharapakan kepada KPUD OI untuk melakukan penundaan penetapan paslon. Kedua, lanjut Yapruddin, pihaknya meminta kepada KPUD OI untuk mengaudit dana kampanye paslon urut dua.

"Kemudian, kami meminta kepada KPUD OI untuk melakukan diskualifikasi terhadap paslon urut dua yang terang-terangan melakukan money politik di pagi hari sebelum pelaksanaan Pemilukada," ujarnya, seraya menyebutkan permintaan terakhir kepada KPUD OI agar menindaklanjuti DPT ganda yang telah dilaporkannya kepada pihak Panwaslih OI beberapa waktu lalu.

Menindaklanjuti hal tersebut, ketua KPUD OI Annahrir SAg mengungkapkan, terkait permintaan aspirasi dari rekan-rekan (massa, red) tersebut, pihaknya telah menandatangani. "Namun pada intinya kita telah menerima surat keputusan dari Mahkamah Konstitusi (MK) nomor 119 tentang KPU Kabupaten Kota yang mengajukan perselihan hasil pemilu (PHP), tentu akan kita lakukan rapat pleno," ujar Ketua KPUD OI.

Berdasarkan pantauan di lokasi, ratusan massa menggelar orasi di Jalintim Km 34 Inderalaya-Kayuagung, tepatnya di jalan masuk menuju kantor KPUD OI. Aksi unjuk rasa ratusan masaa tersebut, dibawah pengawalan dan penjagaan ketat aparat keamanan dari unsur Kepolisian dan TNI.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved