Wanita Muslim Jadi Inspirasi Pembuatan Patung Liberty?
Barry Moreno, penulis sejarah Patung Liberty, mengatakan patung itu awalnya seorang wanita petani bercadar.
TRIBUNSUMSEL.COM - Patung Liberty, simbol demokrasi dan kebebasan yang berdiri megah di sebuah pulau di New York, terinspirasi sebuah sosok wanita Arab penjaga Terusan Suez.
"Apakah pembuatan patung Liberti terinspirasi dari seorang wanita Muslim,", kata-kata yang dikutip dari laman harian Inggris Dailymail.co.uk, Rabu (2/12/2015), memang sangat mengejutkan sejumlah pihak.
Taman Nasional AS, yang menjaga Patung Liberty, mengatakan pemahat Perancis Frederic Auguste Bartholdi melakukan perjalanan ke Mesir tahun 1855-1856 dengan semangat membangun monumen publik dan patung besar di negeri itu.
Tahun 1869, ketika pemerintah Mesir mengusulkan pembangunan mercusuar untuk Terusan Suez, Bartholdi muncul dengan ide patung seorang wanita berjubah memegang obor. Ia menamakannya Mesir Membawa Cahaya ke Asia.
Barry Moreno, penulis sejarah Patung Liberty, mengatakan patung itu awalnya seorang wanita petani bercadar.
"Bartholdi mengubahnya lagi. Ia membuat serangkaian gambar patung sebagai usulan," kata Edward Berenson, penulis Patung Liberty lainnya.
"Gambar yang diusulkan mulai dari fellah wanita raksasa, atau petani Arab, sampai berkembang menjadi dewi kolosal," lanjutnya.
Smithsonian Institution mengatakan Mesir adalah negeri mayoritas Muslim, dengan 86 persen di Kairo dan Alexandria, dan 91 persen di wilayah lainnya.
Ketika sejarawan Prancis Edouard de Laboulaye mengusulkan membangun monuman sebagai persembahan rakyat Prancis kepada AS yang mewakili Liberty Enlightening the World, Bartholdi merancang Patung Liberty yang saat ini kita lihat berdasarkan desain sebelumnya.
Bartholdi merancang Patung Liberty tahun 1870. Enam belas tahun kemudian patung itu diresmikan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/patung-liberty_20151204_133110.jpg)