Berita Nasional

Beredar Diduga Status WA Juri LCC MPR Indri Wahyuni usai Viral, Singgung Soal LHKPN hingga Endorse

Sebuah tangkapan layar diduga merupakan status WhatsApp Indri Wahyuni viral di media sosial, berisi pembelaan atas hasil perlombaan serta sindiran

Tayang:
Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Weni Wahyuny
Youtube/MPRGOID
STATUS WA - Juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI di Pontianak, Indri Wahyuni. Sebuah tangkapan layar diduga merupakan status WhatsApp Indri Wahyuni viral di media sosial, berisi pembelaan atas hasil perlombaan serta sindiran 

Ringkasan Berita:
  • Sebuah tangkapan layar yang diduga status WhatsApp (WA Story) milik juri Indri Wahyuni viral di media sosial, berisi pembelaan atas hasil perlombaan LCC serta sindiran
  • Kontroversi mencuat ketika peserta asal SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra protes atas hasil penilaian dewan juri yang menyalahkan jawabannya. 
  • Ia juga menyinggung soal "Jawaban Sapu Jagat" menurutnya selama ini disalahpahami oleh publik, seolah-olah jawaban tim yang memprotes (SMAN 1 Pontianak) adalah satu-satunya yang benar.

TRIBUNSUMSEL.COM – Di tengah gelombang kritik publik terkait pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI di Pontianak, sosok Indri Wahyuni, salah satu dewan juri, kini menuai sorotan tajam. 

Kontroversi mulai mencuat ketika peserta asal SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra atau yang akrab disapa Ocha, protes atas hasil penilaian dewan juri yang menyalahkan jawabannya. 

Nama Indri pun ikut menjadi sorotan karena dianggap sebagai salah satu pihak yang membantah keberatan dari peserta tersebut.

Tak lama kemudian, pertanyaan yang sama dilempar ke tim lain dan dijawab oleh peserta dari SMAN 1 Sambas dengan jawaban yang dinilai memiliki substansi serupa.  

Indri Wahyuni yang duduk di kursi juri membela keputusan tersebut dengan menyoroti masalah teknis pelafalan atau artikulasi.

Ia menekankan bahwa subjektivitas pendengaran juri adalah aturan yang harus diterima peserta.

Kritik dan hujatan pun mulai bermunculan di berbagai platform media sosial.

Baca juga: Sosok Yenni, Guru Pendamping Ocha Dilarang Bicara oleh Juri Saat Protes Jawaban Benar di LCC MPR RI

Sebuah tangkapan layar yang diduga merupakan status WhatsApp (WA Story) miliknya viral di media sosial, berisi pembelaan atas hasil perlombaan serta sindiran kepada netizen.

Dalam tangkapan layar yang dibagikan akun Instagram @Kementrianbakuhantam, kontak bernama "Bu Indri MPR" tersebut tampak memberikan penjelasan mengenai kelayakan sekolah yang menjadi pemenang. 

Ia menilai bahwa sekolah tersebut memang pantas mewakili provinsi ke tingkat nasional.

"They deserve the win and the explanation why they are still the winner of the game. Focusing on one school and neglecting justice for other is a part of the biggest ignorance that one could do. (Mereka pantas mendapatkan kemenangan dan penjelasan mengapa mereka tetap menjadi pemenang dalam pertandingan tersebut. Fokus pada satu sekolah dan mengabaikan keadilan bagi yang lain adalah bentuk ketidakpedulian terbesar yang bisa dilakukan seseorang)," tulis kontak bernama Bu Indri MPR.

Ia juga menyinggung soal "Jawaban Sapu Jagat" yang menurutnya selama ini disalahpahami oleh publik, seolah-olah jawaban tim yang memprotes (SMAN 1 Pontianak) adalah satu-satunya yang benar.

Kontak tersebut juga menyinggung soal profil sekolah yang menang.

"Sekolah yang menang dinilai tidak pantas menang. Padahal hasil akhir tetap sekolah tsb yg menang. Semoga ada jalan untuk sekolah tersebut membuktikan diri di Nasional bahwa mereka pantas menang dan jadi juara," tulis kontak Bu Indri MPR.

"Cuma karena sekolah tersebut tidak terkenal lalu tdk pantas dibanggakan? itu sekolah jauh, terpencil dan bekas wilayah konflik tahun 1999. Bukankah semangatnya adalah siapapun yang maju mewakili provinsi harus dibanggakan? they deserve the win, that's all. May Allah bless their way to go to grand final," sambungnya.

Baca juga: Sosok Indri Wahyuni, Juri Cerdas Cermat Pilar 4 MPR RI Salahkan Jawaban Benar karena Artikulasi

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved