SARAPAN PAGI
Persiapkan Musim Haji Sebaik Mungkin
Sebaik bekal haji itu adalah takwa. Maka benahi diri dalam mempersiapkan keberangkatan haji. Haji adalah rukun ke lima dalam Rukun Islam.
Penulis: Lisma Noviani |
MUSIM haji tahun ini tampaknya akan menjadi momen titik balik muslim Indonesia. Betapa tidak, persiapan sudah jauh-jauh hari dilakukan. Kementerian Agama telah menyusun jadwal dan merencanakan keberangkatan sekitar 168 ribu orang-Indonesia, meskipun tentu ini bukanlah hal yang mudah.
Berita menggembirakan yang pertama adalah menyangkut Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) yang jauh menurun dibanding tahun lalu. Pemerintah memperkirakan BPIH tahun ini turun (meski rupiah terhadap dolar Amerika) sedang merosot). BPIH tahun ini diperkirakan sekitar Rp 33,9 juta, turun Rp 6 juta dibanding tahun lalu yang mencapai Rp 40 juta.
Turunnya biaya haji lebih dikarenakan pemotongan masa perjalanan haji yang dipersingkat sekitar tiga hari. Selain itu penghematan beberapa item, termasuk akomodasi, biaya penerbangan dll. Ini tentu kabar yang menggembirakan, meskipun sebenarnya para tamu Allah tidak mempersoalkan biaya tersebut, lantaran, mereka bukanlah dari kalangan yang tidak mampu secara finansial.
Meski BPIH turun, tidak berarti fasilitas dan layanan yang diterima jemaah akan mengalami penurunan kualitas. Sebaliknya pemerintah menjanjikan pelayanan yang sebaik mungkin. Misal, biaya living cost yang diberikan lebih dari cukup, serta tambahan pemberian fasilitas makan jamaah tetap akan mendapat layanan haji seperti yang selama ini didapatkan. Bahkan jamaah haji akan mendapat 1x makan siang selama di Mekkah atau sekitar 15 hari.
Perubahan lainnya menyangkut operator maskapai penerbangan. Embarkasi Palembang kebagian mendapat layanan Saudi Arabian Airlines, bersama Batam, Jakarta (khusus Provinsi Jawa Barat) dan Surabaya diangkut menggunakan Saudi Arabian Airlines. Jumlah seluruh jemaahnya sebanyak 73.900 orang (47 persen).
Sedangkan embarkasi sisanya, Aceh, Medan, Padang, Jakarta (khusus jemaah DKI Jakarta, Banteng dan Lampung), Solo, Banjarmasin, Makassar dan Lombok akan diangkut oleh PT Garuda Indonesia. Asumsi jemaah haji yang akan diangkut pesawat ini sebanyak 83.175 orang (53 persen).
Meski operator berubah, pemerintah lagi-lagi berjanji akan tetap memberikan layanan terbaik.
Perubahan-perubahan layanan ini diharapkan semua calon jemaah dapat memberikan pelayanan yang lebih baik. Diharapkan tidak ada lagi insiden-insiden jemaah kelaparan atau tak mendapat fasilitas transportasi selama di Tanah Suci.
Yang terpenting selain mengharapkan pemerintah bisa bekerja dengan baik selama persiapan dan saat musim haji Agustus-September mendatang, jangan pula lupa calon jemaah haji juga harus membekali diri untuk berangkat. Bekal haji berupa persiapan jasmani dan rohani.
Sebaik bekal haji itu adalah takwa. Maka benahi diri dalam mempersiapkan keberangkatan haji. Haji adalah rukun ke lima dalam Rukun Islam. Maka kata Allah, rukun Islam pertama hingga ke empat haruslah sempurna. Maka insyaallah amanah berhaji akan berbuah haji mabrur. Amin ya Robbal Alamin.