Saya Yakin Faizon Aman Karena Allah Melindunginya

"Iya, sudah melihat informasi dari TV, saya tidak tahu di mana posisi Faizon. Tapi saya yakin dia sekarang kondisinya aman, karena Allah melindunginya

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Tribun Sumsel mendatangi rumah Muhammad Nawari (60) dan Mar (53), orangtua Faizon, di Jalan Keramat No 179 RT 5 Kelurahan Cereme Taba Kecamatan Lubuklinggau Timur II Kota Lubuklinggau, semalam.

Keduanya mengaku merasa cemas. Mereka terakhir berkomunikasi, pada September 2014 lalu, melalui sambungan telepon Yuli, kakak Faizon, yang saat ini menetap di Kabupaten Bangko Provinsi Jambi.

Nawari sedang berbincangan dengan istrinya membahas kondisi Faizon di Yaman. Nawari telah mengetahui kondisi Yaman sedang rusuh melalui berita di televisi.

Baca juga: Mahasiswa Indonesia di Yaman Itu Belum Balas Pesan Lagi

"Iya, sudah melihat informasi dari TV, saya tidak tahu di mana posisi Faizon. Tapi saya yakin dia sekarang kondisinya aman, karena Allah melindunginya," kata Nawari.

Nawari bingung bagaimana cara mengetahui kabar terakhir anak bungsu dari empat bersaudara tersebut karena dia tidak punya nomor ponsel milik Faizon.

"Ayuknya Yuli juga belum memberi kabar kepada saya, tapi saya yakin Faizon dan tiga temannya aman. Saya juga tahu kawannya yang berangkat ke Yaman, karena saat mengantar ke Jakarta untuk pergi ke Yaman," jelasnya.

Dia berencana menanyakan kondisi Faizon kepada pengurus Ponpes Ar-Risallah. "Sampai malam ini belum sama sekali mendapat kabar, rencana besok kami akan mendatangi ponpes untuk menanyakan kabar Faizon," jelas pria yang bekerja sebagai buruh tani ini.

Nawari dan Mar mengatakan, setelah mengetahui kabar perang di Yaman, keduanya tidak mengalami mimpi aneh ataupun petunjuk lain. "Kami tetap yakin dan selalu berdoa agar anak kami sehat dan selalu dilindungi Allah SWT," katanya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved