SARAPAN PAGI
Komplotan Begal Masih Anak-anak
Tak hanya itu, korban yang sudah menjadi target mereka lempar dengan bom molotov, batu dan diancam menggunakan senjata tajam serta pistol mainan.
AKSI begal sepada motor ternyata tak hanya dilakukan orang dewasa. Tetapi belakangan juga dilakukan oleh anak-anak. Meski terlihat culun dan masih ingusan tapi soal nyali dan modus yang digunakan tersangka begal ini terbilang baru dan nekat. Pasalnya, para tersangka yang masih anak-anak ini menggunakan modus ketika akan melakukan perampasan motor korbannya dengan cara mencari musuh.
Tak hanya itu, korban yang sudah menjadi target mereka lempar dengan bom molotov, batu dan diancam menggunakan senjata tajam serta pistol mainan.
Beberapa hari lalu otak dari komplotan ini kembali melakukan aksinya. Mereka bahkan yang merancang semua perampasan yang akan dilakukan terhadap korbannya. Motor hasil curian itu dijual seharga Rp 1 juta.
Polsek Sako sendiri menuturkan, penangkapan ketujuh tersangka ini setelah anggota melakukan patroli ketika kelompok ini menjalankan aksinya di Jalan MP Mangkunegara depan SPBU BLK Palembang, Minggu (22/3) dini hari.
Aksi kawanan begal anak-anak ini tentu sangat memprihatinkan kita semua. Apalagi tindak kriminal ini dilakukan oleh anak-anak yang menjadi harapan orangtuanya. Biasanya aksi ini dilakukan oleh anak-anak yang terpengaruh dengan lingkungan mereka atau memang sifat pelaku.
Faktor lingkungan yang jelas sangat berpengaruh besar. Teman-teman sepermainan tak sedikit biasanya bisa mempengaruhi moralitas anak-anak. Kita tentu tak ingin anak-anak kita lebih terjerumus ke lembah tersebut. Salah satu faktornya membentengi mereka dengan nilai-nilai agama. Transfer nilai-nilai ajaran pada diri anak seharusnya sudah dilakukan saat mereka masih kecil-kecil. Karena biasanya jiwa dan ingatan anak-anak sangat bisa menerima ilmu itu dengan baik.
Selain itu, aparat penegak hukum juga harus tegas dalam memberikan hukuman yang setimpal bagi pelaku. Hukumlah seberat-beratnya sesuai tingkat kesalahan sehingga bisa memberikan efek jera dan diharapkan ke depan tidak melakukan perbuatan itu. Masyarakat pun mulai resah atas ulah para pelaku apalagi jika bepergian pada malam hari terkadang masih dihantui rasa takut. Kita yakin bahwa aksi ini bisa teratasi atas kemauan kita semua sehingga benar-benar aman.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/tujuh-tersangka-begal-yang-merupakan-anak-dibawah-umur-ketika-diamankan-di-polsek-sako.jpg)