Mengaku Utusan dari Tahun 2035
Putra Kandias Frustasi
Siapa tahu dia suka nonton film-film yang bisa membawanya berimajinasi dan seolah-olah dia menempatkan pada posisi itu.
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Psikolog Sri Agustini mengatakan, untuk mengetahui apa motivasi sesungguhnya fanspage dan twitter Putra Kandias mengaku berasal dari masa depan, terlebih dahulu harus dilihat siapa dia. Apakah dia orang yang buntu pikiran, memiliki kekecewaan sehingga mengaku dari masa depan dan lain sebagainya.
Namun apabila dari pengakuan yang tertuang dalam fanspage dan twitter, Putra Kandias adalah seseorang yang butuh perhatian, apakah orang yang putus asa, tidak berhasil dalam pergaulan, studi, pekerjaan dan lain-lain.
"Makanya dia bisa mengembangkan imajinasi seperti itu. Siapa tahu dia suka nonton film-film yang bisa membawanya berimajinasi dan seolah-olah dia menempatkan pada posisi itu," kata Sri mengomentari ramainya Putra Kandias dalam media sosial beberapa hari ini.
Namun demikian, orang yang berperilaku seperti itu masih dianggap sehat tapi sedikit frustasi. Karena dia hanya mengaku saja, bisa dikatakan juga sedikit terganggu, dalam hal ini mengaku dari masa depan tahun 2035.
Sri Agustini mencontohkan seperti anak kecil. Andai dia miskin cinta, perhatian dan kasih sayang, maka akan bertingkah laku yang membuat orang tua jengkel. Namun sebenarnya, dari tindakan dia yang membuat orang tua kesal anak kecil tersebut membutuhkan cinta dan perhatian orang tua. Demikianlah diibaratkan Putra Kandias.
"Kenapa dia menutupi identitasnya? Sebenarnya dia membutuhkan pertolongan. Sehingga membuat orang gerah dengan pengakuan itu. Makanya kalau mau menolong ya ajak ketemuan bantu dia," kata dia.
Meskipun sedikit terganggu, level tersebut masih dianggap sehat. Namun bila sudah dalam tahap level waham maka seseorang akan berada ke level yang tinggi dari level itu. Waham ini orang merasa meyakini sesuatu. Misal saja pada level waham kebesaran, maka ia akan merasa yakin bahwa dirinya adalah sesuatu yang besar.
"Ini kalau sudah levelnya waham, maka dia merasa yakin. Misalnya ia kenal sama Jokowi, padahal dia gak kenal, tapi dia yakin bahwa dia kenal dengan Jokowi. Atau ada juga yang mengaku-aku dia nabi. Nah ini level waham," ujar Sri.
Kendati demikian untuk mendiagnosa itu semua perlu pemeriksaan lebih lanjut. Apakah tergolong level kurang kasih sayang, atau sudah termasuk pada level yang waham dan lain-lain.
Sementara, fanspage Putra Kandias mengganti foto profilnya. Bila pertama kali muncul dengan menggunakan foto profil milik akun facebook Imam Anhary Fauzi, kini foto profil manusia yang berasal dari masa depan tahun 2035 itu mengganti seorang pemuda yang tengah menaiki motor matic, lengkap dengan helm serta tas sandang.
Pantauan Tribun Sumsel di fanspage Putra Kandias, penggantian foto profil sejak kemunculannya pada 17 November 2014 lalu, sudah terjadi tiga kali pergantian. Pertama ia menampilkan foto profil milik facebook Imam Anhary Fauzi. Kedua, foto profil tokoh animasi dan terakhir seseorang yang menaiki motor matic tengah parkir di pinggir jalan.
Dalam foto profil yang diunggah itu, Putra Kandias memberikan komentar sebagai berikut "Ini di tahun 2035 waktu aku di jalan" di penggungan, ah kalian jadul semua lo... masa poto beginian gak tau, ini aku lagi menghirup udara segar di tahun 2035 tau (di pegunugan Dempo - Sumatra selatan)".
Dari status yang tercantum dalam foto profil tersebut, terdapat puluhan balasan yakni 43 balasan. Tapi dari sekian balasan dari komentar yang tertulis, akun facebook Rezza Aria Putra memberikan link website yang berisi foto sama dengan profil Putra Kandias itu.
Setelah ditelusuri, link tersebut "http://sadewa89.deviantart.com/.../Merenung-dalam..." merupakan link website dari Photography dengan nama akun sadewa89. Di website tersebut tertera data foto kamera tersebut, di antaranya pengunggahan di website itu.
Foto tersebut diambil dengan kamera Nikon D40, pada 15 Juni 2009 pukul 7:30:26 PM. Unggahan foto dari sadewa89, juga dikomentari satu orang yakni tdezz24 pada 22 Februari 2012. Judul foto tersebut 'Merenung Dalam Keramaian Kota'.
Sebelumnya, netizen sempat heboh dengan postingan Putra Kandias di Fanspage atas nama Akun 'Putra Kandias" berjudul Misi Rahasia. Berikut ini isi postingan yang menghebohkan itu.
"Misi ku yang pertama adalah mengingatkan kepada saudara-saudara bahwa akan terjadi bencana besar di awal tahun 2015". Demikianlah petikan status dari fanspage Putra Kandidas, orang yang mengaku berasal dari masa depan, tahun 2035.
Dunia maya dihebohkan dengan hadirnya fanspage tersebut. Sebab ia mengaku dari masa depan dan kedatangannya ke masa sekarang mengemban beberapa misi. Selain mengingatkan akan ada bencana besar di awal tahun 2015, ia memiliki misi mencari seorang anak indigo yang dirahasiakan namanya untuk dibawa ke tahun 2035.
Kemudian misi selanjutnya merahasiakan tujuan ke tahun 2035 dan merahasiakan keberadaan mesin waktu yang membawanya ke masa sekarang. Namun, berbagai pengakuan itu mendapat beragam tanggapan yang mayoritas menghujat status fanspage Putra Kandidas tersebut.
"Saya Datang Dari Tahun 2022 Dan Misi Saya adalah mencari anak Sedeng yg mengaku dari tahun 2035 Dan menghabisi anak tersebut. Ini adalah Perintah dari Bos Saya Dan saya kesini menggunakan Mesin waktu merk 696969," komentar Rio Arswendo di status Putra Kandias.
Namun meski dihujat, Putra Kandidas tetap berusaha membuat akun facebook percaya apabila dirinya benar-benar berasal dari masa depan. Ia pun membalas komentar-komentar dengan mengatakan bahwa Indonesia akan membawa Piala AFF di tahun 2014 ini.
Dari beberapa komentar yang dilontarkan, terdapat pula akun facebook bernama Putri Kandiastuti. Ia mengaku sebagai adik dari Putra Kandidas. Misinya yaitu menemukan Putra Kandidas untuk dibawa ke masanya.
Putra Kandidas, dalam status yang dipostingnya menyampaikan ia menggunakan mesin waktu dan jatuh di Palembang. Dia pun mengungkapkan bagaimana bertahan hidup di masa sekarang.
Ia mengaku tinggal di kostan yang pemiliknya sangat galak, hanya keluar pada malam hari karena ia tidak ingin diketahui masyarakat.
Ia kerap membandingkan keadaan saat ini dengan tahun 2035. Misalnya menanggapi makanan "Jangan Kangkung", yang dianggapnya sangat terkenal dimasa 2035.
"Kata ''jangan kangkung'' di sana uda tenar banget... Kalau di sini belum," tulisnya.
Postingan terakhir dari fanspage tersebut, dirinya akan kembali ke tahun 2035 lantaran bekalnya habis. Mengenai anak indigo yang dicari, diungkapkan Putra Kandidas sudah ditemukan, berkepala plontos yang berada di tengah sawah. Postingan yang diunggahnya, merupakan kali terakhir. Ia akan kembali ke masanya pada pukul 00.30.
Putra Kandidas yang mengaku berasal dari masa depan, merupakan jenis fanspage komunitas. Terdapat beberapa putra kandidas dengan foto profil yang sama, seorang anak berbaju seragam batik tingkat pertama, berdasi dan bercelana panjang warna biru.
Dari berbagai fanspage atas nama Putra Kandidas itu, jumlah like nya pun berbeda-beda. Namun kesamaannya berasal dari masa depan, tahun 2035.
Fanspage tersebut Putra Kandidas yang berjenis Komunitas itu di like sebanyak 11.058 (update pukul 19.16). Fanspage itu bergabung di facebook mulai tanggal 17 November. Postingan terakhir yang mengungkapkan akan kembali ke masanya dengan anak indigo itu, diunggah pada 20 November 2014 pukul 09.41.
"Mesin waktu ku perlu bengsin 50 liter full sob, tapi uang tinggal 68 ribu. Kayaknya di pikir" gak cukup nih. pulang apa kagak yaah? Ah lebih pulang ah, dari pada aku disini nyusain diriku sendiri aja. Uda gitu makan malam belum, di dipikir" si aku dini repot. enakan di sana," tulisnya.
BERITA LENGKAPNYA KLIK DI TOPIK: MENGAKU UTUSAN DARI TAHUN 2035
LIKE FB TRIBUN SUMSEL DAN FOLLOW TWITTER @tribunsumsel