Siswi SMK Dibunuh Pria Beristri

Pembunuh Sella Sering Minta Buatkan Sambal

Dia mengatakan, selain sudah menganggap pelaku sebagai keluarga, tingkah pelaku seperti anak sendiri kadang membuat sepasang suami istri itu memenuhi

Tayang:

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH – Mat Sakam (60) dan Dita (47), orangtua korban pembunuhan Sella Dwi Oktavia (15), pelajar kelas X SMK Negeri 1 Jurusan Akutansi, mengharapkan pelaku pembunuh, Dani Edwar bin Mat Yani (21), dihukum berat. Mereka tak menyangka Dani, yang sering numpang makan dan minta buatkan sambal, tega memerkosa dan membunuh Sella.

"Kami minta pelaku dihukum seberat mungkin, kami tidak terima anak kami meninggal dengan cara mengenaskan," ujar Dita dengan mata berlinang butiran-butiran air ketika diwawancarai wartawan, Rabu (1/10).

Dita dan Mat Sakam tak menyangka jika pembunuh anak perempuan semata wayangnya tersebut adalah Dani Edwar bin Mat Yani, warga Dusun V Desa Sumber Rahayu Kabupaten Muaraenim, yang juga masih memiliki hubungan keluarga dari istrinya, Jamilah (21). Dani tinggal di kawasan Simpang Penimur Kelurahan Patih Galung Kecamatan Prabumulih Barat, kota Prabumulih.

"Pelaku sudah kami anggap keluarga, dia sering mampir ke rumah karena masih ada hubungan keluarga. Kami tidak menyangka anak kami dibunuh oleh orang yang selama ini kami anggap baik," kata Dita.

Dia mengatakan, selain sudah menganggap pelaku sebagai keluarga, tingkah pelaku seperti anak sendiri kadang membuat sepasang suami istri itu memenuhi permintaan Dani ketika mampir ke rumah mereka di Simpang Penimur itu.

"Kadang dia mampir mau makan dan bertanya apa gulai, lalu meminta saya membuat sambal. Karena menganggap anak sendiri, lalu kita buatkan. Kita juga tidak menyangka ternyata Dani tega melakukan itu," tutur ibu dua anak tersebut.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved