Siswi SMK Dibunuh Pria Beristri
Orangtua Sella Sulit Melupakan Masa Indah Bersama Anaknya
Kami sangat kesal, sedih dan tidak ingin melihat pelaku senang, tidak ada lagi harapan kami," katanya.
TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Mat Sakam (60) dan Dita (47), orangtua korban pembunuhan Sella Dwi Oktavia (15), merasa sulit melupakan saat-saat indah bersama anak perempuan semata wayangnya tersebut, terlebih jika melihat murid-murid Sella yang diajar mengaji. Begitu juga ketika melihat siswi SMA sebaya Sella berangkat sekolah.
"Tidak bisa melupakan. Kami dengan Sella tinggal di rumah tinggal bertiga karena kakaknya sudah menikah, sekarang tinggal saya dengan suami. Sepi rasanya rumah kami tanpa dia, makanya saya selalu ingat Sella, sedih sekali," cerita Dita pilu.
Untuk itu, Dita dan suaminya minta pelaku pemerkosa dan pembunuh anak gadisnya dihukum seberat mungkin, apalagi pelaku tega melakukan perbuatan nista meski masih keluarga.
"Kita minta dihukum seberat mungkin, hukuman mati jika perlu. Kami sangat kesal, sedih dan tidak ingin melihat pelaku senang, tidak ada lagi harapan kami," katanya. (eds)
Bagaimana kelanjutannya, simak berita selengkapnya di sini. Atau Baca Tribun Sumsel edisi cetak, Kamis (2/10/2014)