Siswi SMK Dibunuh Pria Beristri
Ayah Sella: Saya Berharap Anak Bisa Mengangkat Derajat Keluarga
Mat Sakam meminta pelaku dihukum mati karena tidak lagi memiliki perikemanusiaan dan tidak memiliki rasa belas kasihan.
TRIBUNSUMSEL.COM - Mat Sakam (60) orangtua korban pembunuhan Sella Dwi Oktavia (15), menuturkan, Sella merupakan harapan satu-satunya keluarga yang diharap akan mengangkat derajat keluarga dengan memiliki pendidikan tinggi serta memiliki pekerjaan mapan nantinya.
"Kami ini tidak ada harapan, kami berjuang di tempat lokalisasi ini untuk menghidupi anak dengan harapan bisa mengangkat derajat kami, tapi malah dibunuh dan diperkosa. Hilang harapan kami sekeluarga," kata Mat Sakam sedih.
Mat Sakam meminta pelaku dihukum mati karena tidak lagi memiliki perikemanusiaan dan tidak memiliki rasa belas kasihan. "Hukum seberat mungkin, tolong dengarkan nasib kami ini," pintanya sedih.
Seperti diberitakan sebelumnya, setelah melakukan penyelidikan selama hampir dua pekan terhadap siapa pelaku pembunuhan terhadap Sella Dwi Oktavia (15), pelajar kelas X SMK Negeri 1 Jurusan Akutansi, akhirnya Tim Gabungan Satreskrim Polres Prabumulih dan Unit Reskrim Polsek Prabumulih Barat, berhasil meringkus pelaku pembunuhan.
Pelaku yakni Dani Edwar bin Mat Yani (21), warga Dusun V Desa Sumber Rahayu Kabupaten Muaraenim, pelaku yang masih memiliki hubungan keluarga dengan korban dari istrinya Jamilah (21). Dani mengantar Sella ke sekolah di hari remaja cantik itu dinyatakan hilang oleh keluarga. (eds)
Bagaimana kelanjutannya, simak berita selengkapnya di sini. Atau Baca Tribun Sumsel edisi cetak, Kamis (2/10/2014)